MaTA: Rekrutmen Anggota KIA Harus Bebas Intervensi Politik | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

MaTA: Rekrutmen Anggota KIA Harus Bebas Intervensi Politik

Foto MaTA: Rekrutmen Anggota KIA Harus Bebas Intervensi Politik

BANDA ACEH – Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) mendesak agar rekrutmen anggota Komisi Informasi Aceh (KIA) 2016 bebas dari intervensi politik. MaTA berharap, tim seleksi anggota KIA menjaga independensi dan menolak jika ada intervensi dari oknum-oknum tertentu atau titipan dari kelompok tertentu.

Koordinator Bidang Anggaran dan Kebijakan Publik MaTA, Hafidh Polem, kepada Serambi, Rabu (9/2), mengatakan, dalam rekrutmen anggota KIA periode 2016-2022 tak menutup kemungkinan adanya intervensi politik dari kelompok tertentu.

Pengalaman di beberapa provinsi menunjukkan, mandulnya kinerja KIA karena proses rekrutmen yang dinilai sarat kepentingan politik. “Makanya kita ingin rekrutmen ini benar-benar bersih dan tidak ditumpangi atau ada titipan siapapun,” kata Hafidh.

Menurut dia, keberadaan KIA tentunya memiliki posisi yang sangat strategis dalam rangka mewujudkan pelaksanaan keterbukaan informasi publik di Aceh. Atas dasar itu, maka menjadi sangat penting bagi publik untuk peduli dan terlibat aktif dalam mengawal proses rekrutmen calon komisioner KIA yang saat ini sedang berlangsung.

“Dengan adanya partisipasi publik, maka diharapkan komisioner yang terpilih nantinya benar-benar figur yang bukan hanya berkualitas, tapi juga berintegritas. Jangan sampai dimanfaatkan oleh orang-orang yang sekedar mencari kerja atau titip-menitip ahli famili di KIA itu,” kata Hafidh.

Untuk itu, menurutnya, sangat diperlukan uji kelayakan. Tim Seleksi harus bekerja secara terbuka dan berpedoman secara totalitas pada prosedur yang berlaku. “Tim seleksi harus menolak secara tegas segala bentuk intervensi dari siapa pun yang dapat mempengaruhi keputusan hingga pada tahapan memastikan 10 hingga 15 nama kandidat yang akan diuji kelayakan dan kepatutatnya oleh DPRA,” ujar Hafidh.

Sebagai bentuk dukungan dan komitmen untuk mendorong terbentuknya KIA baru yang berintegritas, MaTA akan melakukan rekam jejak (tracking) para kandidat komisioner yang nantinya akan disampaikan kepada tim seleksi dan DPRA, sehingga menjadi bahan pertimbangan dalam proses seleksi sebagai bagian dari partisipasi masyarakat.

Untuk diketahui, saat ini ada 53 nama kandidat yang telah dinyatakan lulus administrasi untuk seleksi anggota KIA 2016. Ke-53 nama tersebut dijadwalkan akan mengikuti tes tulis pada Senin 21 Maret mendatang.(dan) (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id