Posko Abusyik Didor Penembak Bayaran | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Posko Abusyik Didor Penembak Bayaran

Posko Abusyik Didor Penembak Bayaran
Foto Posko Abusyik Didor Penembak Bayaran

* Empat Tersangka Masuk DPO

SIGLI – Pengusutan kasus penembakan posko calon bupati dan calon wakil bupati (cabup-cawabup) Pidie, Roni Ahmad (Abusyik) dan Fadlullah TM Daud pada 6 Maret 2017, kini sampai pada fakta baru yang mengagetkan. Posko itu ternyata didor oleh penembak bayaran. Sang penyandang dana dalam aksi itu kini buron.

Hal itu diungkapkan Kapolres Pidie, AKBP M Ali Kadhafi SIK, dalam jumpa pers di Media Center Polres Pidie, Rabu (19/4). Dalam kesempatan itu M Ali Kadhafi didampingi Kabag Ops Polres Pidie, Kompol Apriadi dan Kasat Reskrim, AKP Syamsul.

Menurut Kapolres Pidie, terungkapnya penyandang dana sekaligus aktor intelektual dalam kasus itu setelah polisi berhasil meringkus lima tersangka lainnya, masing-masing berinisial IS (34), MA (32), DM (32), AM (28), dan AH (40).

Aktor yang membayar pelaku dalam misi penembakan posko Abusyik itu, kata Kapolres, berasal dari kelompok lain yang namanya kini sudah dimasukkan polisi ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Kita telah mengantongi identitas otak pelaku di balik penembakan posko Abusyik. Orang itu berperan sebagai penyandang dana. Tapi kita belum bisa beberkan identitas pelaku karena dikhawatirkan akan menghambat kelancaran kerja petugas di lapangan,” ujarnya.

Menurut M Ali Khadafi, penembakan terhadap posko Abusyik itu dilakukan secara terorganisir, melibatkan kelompok pihak lain sebagai penyandang dana. Namun, pihak lain yang terlibat dalam kasus itu belum berhasil ditangkap polisi.

Tersangka pelaku yang terlibat dalam kasus ini, kata Kapolres, telah diinstruksikan oleh pelaku utama yang namanya sudah dikantongi polisi. Polisi juga berjanji akan membongkar kasus ini sampai dalang utamanya berhasil diringkus.

Disebutkan juga bahwa kasus penembakan posko Abusyik awalnya merupakan kasus pribadi yang belum sempat diselesaikan ketika Abusyik melaju ke bursa calon bupati Pidie. Namun, kemudian kasus ini berkembang menjadi kasus politik antara dua pihak yang menghangat saat pilkada cabup-cawabup di Pidie.

Kapolres juga mengimbau keempat tersangka yang identitasnya sudah dikantongi polisi agar menyerahkan diri secara baik-baik. “Kita telah mengetahui identitas keempat pelaku. Mungkin hanya soal waktu saja mereka akan berhasil kita tangkap. Tapi jika mereka menyerahkan diri, kita akan perlakukan mereka secara baik-baik,” demikian Ali Kadhafi.

Seperti diketahui, Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Aceh dan Polres Pidie membekuk lima orang yang diduga terlibat kasus penyerangan dan penembakan posko calon bupati Pidie, Roni Ahmad alias Abusyik, pada 6 Maret 2017.

Informasi tersebut diperoleh Serambi dari Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan, Sabtu (15/4).

“Telah ditangkap beberapa orang yang diduga terlibat kasus penembakan posko calon bupati Pidie, Abusyik,” kata Goenawan.

Peristiwa pada 6 Maret itu, sebagaimana laporan polisi Nomor LP/33/III/2017/SPKT, pengungkapannya berawal ketika Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Pidie bersama Dit Reskrimun Polda Aceh mengamankan tiga orang pada Kamis (13/4) sekira pukul 08.30 WIB.

Mereka yang diamankan itu masing-masing Is (34), warga Gampong Bale Baroeh Bleuk, Kecamatan Indra Jaya, MH (23) warga Gampong Ulee Ceue, Kecamatan Pidie, dan AM (28) warga Lala, Kecamatan Mila. “Ketiga orang ini ditangkap karena kepemilikan narkotika jenis sabu,” ungkap Kabid Humas Polda Aceh. (naz) (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id