Korban Kecelakaan tak Medapat Perawatan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Korban Kecelakaan tak Medapat Perawatan

Foto Korban Kecelakaan tak Medapat Perawatan

* Direktur RSUD: Harusnya Ditangani

SUKA MAKMUE-Nazaruddin (16) seorang remaja yang berasal dari keluarga kurang mampu, warga Gampong Simpang Peuet, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, Senin (7/3) siang, dilaporkan tidak mendapat perawatan di RSUD Nagan Raya. Ia merupakan korban kecelakaan, dan saat berobat tidak ada surat keterangan dari kepolisian.

Akibatnya, remaja kurang mampu tersebut harus dibawa kembali pulang ke rumahnya di Gampong Simpang Peut guna dirawat di rumah. “Kami sangat menyesalkan tindakan oknum petugas medis, harusnya setiap warga yang berobat termasuk pasien yang kecelakaan dirawat di rumah sakit tanpa kecuali,” kata Cut Man, anggota DPRK Nagan Raya kepada Serambi, Senin siang.

Dikatakannya, pasien yang kini dalam kondisi sakit parah itu akhirnya terpaksa dibawa ke rumah sakit setelah dilaporkan oleh masyarakat terkait adanya seorang warga yang mengalami kecelakaan. Ia tidak mau dirawat pihak rumah sakit dengan alasan tidak memiliki surat keterangan dari pihak kepolisian.

Harusnya, kata Cut Man, apabila ada kendala atau persoalan dengan syarat administrasi, petugas di rumah sakit menyampaikan hal itu kepada keluarga korban, sehingga penanganan terhadap warga yang mengalami kecelakaan tidak mengalami kendala dan hambatan apa pun.

Ia berharap persoalan ini ke depan tak lagi terjadi, terutama mengingat keberadaan rumah sakit atau pusat kesehatan masyarakat tujuannya untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah atau sedang sakit, serta penanganannya tanpa pandang bulu. Man.

Secara terpisah, Direktur RSUD Nagan Raya dr Agus Syahputra yang dikonfirmasi Serambi, Senin siang melalui saluran telepon mengatakan, seharusnya setiap pasien yang dibawa ke rumah sakit tetap ditangani dan diambil tindakan medis.

“Kalau ada kendala di administrasi, harusnya bisa diminta kepada pihak keluarga untuk meminta surat keterangan kepada pihak kepolisian yang menegaskan bahwa pasien yang sedang dirawat merupakan korban kecelakaan,” katanya.

Ia mengakui akan mempelajari laporan yang disampaikan oleh seorang anggota DPRK setempat terkait persoalan ini. Sehingga ke depan diharapkan masalah seperti ini tak lagi terulang, karena sangat merugikan masyarakat.(edi) (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id