Jaksa Eksekusi Kasus Penganiayaan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Jaksa Eksekusi Kasus Penganiayaan

Jaksa Eksekusi Kasus Penganiayaan
Foto Jaksa Eksekusi Kasus Penganiayaan

* Setelah Enam Tahun Mengendap

KUALASIMPANG – Setelah enam tahun mengendap, Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang kini menjalankan putusan Mahkamah Agung dengan mengeksekusi TM (70) warga Desa Pante Perlak, Kecamatan Sekrak dalam kasus penganiayaan tahun 2010. Jaksa beralasan, tertundanya eksekusi ini karena saat hendak ditindak beberapa beberapa tahun lalu, TM tidak berada di tempat. “Baru tahun 2017 eksekusi ini terlaksana, saat TM berurusan dengan PN Kualasimpang terkait upayanya mengajukan praperadilan,” kata Kasipidum Kejaksaan Aceh Tamiang, Yusnar Yusuf SH MH, Rabu (19/4).

TM pun ditangkap usai menjalani praperadilan di Pengadilan Negeri Kualasimpang. “Awalnya jaksa tidak mengetahui ada kasus penganiayaan yang melibatkan TM enam tahun lalu. Namun informasi tersebut terdengar saat digelarnya persidangan. Sehingga pihaknya mencoba membongkar kembali berkas yang ada, dan diketahui TM sudah mendapat putusan ingkrah dari kejaksaan,” ujarnya.

Setelah melaporkan ke atasan, Kajari Aceh Tamiang Erwinsyah SH langsung membentuk tim eksekusi yang dipimpin Kasipidsus Yusnar Yusuf SH MH, bersama anggota Meidi Hamsyi, Helpandra, Ika Nardo, Yunasrul, dibantu Kasi Intel Ilham SH dan anggotanya.

Mengetahui tersangka sedang berada di PN Aceh Tamiang, tim kejaksaan didampingi anggota Polsek Karang Baru, Polres Aceh Tamiang, langsung menjumpai TM dan memberi tahu tentang eksekusi serta putusan MA nomor 936 K/PID/2010 tanggal 23 Juni 2010 yang telah inkrah.

Saat diberitahu putusan eksekusi tersebut, TM pun bersikap kooperatif dan bersedia dibawa kejaksaan, dan kemudian yang bersangkutan langsung diserahkan ke Lembaga Pemasyarakatan untuk menjalani hukuman penjara selama tiga bulan.(md) (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id