Agara Segera Miliki Rumah Subsidi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Agara Segera Miliki Rumah Subsidi

Agara Segera Miliki Rumah Subsidi
Foto Agara Segera Miliki Rumah Subsidi

BANDA ACEH – Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) akan menyusul Kabupaten Gayo Lues (Galus) untuk membangun perumahan bersubsidi pemerintah atau rumah murah pada tahun ini. Direncanakan, rumah sebanyak 200 unit dibangun di area seluas 4 hektare di Kecamatan Badar yang berjarak sekitar 5,5 km dari Kutacane.

Afwal Winardi ST MT, Ketua Apersi Aceh, Rabu (19/4) menjelaskan pembangunan perumahan murah di Agara bekerjasama dengan Pemkab Agara, termasuk Bapertarum. Dikatakan, Sekdakab Agara, Drs Ali Surahman telah mengirim surat secara resmi kepada pihaknya untuk menghadiri rapat koordinasi di Oproom Wabup Agara pada Rabu (26/4) mendatang.

Dia menjelaskan sebelum rakor yang melibatkan pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan perumahan tersebut, dirinya akan menggelar acara sosialisasi kepada para PNS pada Selasa (25/4). Afwal menyatakan dengan adanya rumah murah bersubsidi di Agara, maka hampir seluruh kabupaten/kota di Aceh telah terbangun rumah berubsidi yang dicanangkan Presiden Jokowi.

Dilansir sebelumnya, rumah murah bersubsidi pemerintah yang telah dibangun sejak 2014 di pantai timur dan barat-selatan Aceh mulai memasuki Kabupaten Gayo Lues (Galus). Direncanakan, Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah dan Aceh Tenggara (Agara) juga akan dibangun rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Aceh, Afwal Winardi ST MT, Sabtu (8/4) menyatakan kawasan dataran tinggi Gayo akan dibangun rumah murah tahun ini. Dia menjelaskan permintaan rumah di kawasan tersebut mulai tinggi.

“Kabupaten Gayo Lues menjadi pembuka pertama rumah murah bersubsidi pemerintah yang dibangun oleh developer lokal,” jelasnya. Dikatakan, akan dibangun sebanyak 160 unit rumah di kawasan Kute Tetinggi dan Palok Indah, Galus, dimana area perumahan sudah memasuki tahap pembersihan.

Disebutkan, sebanyak 60 unit rumah murah yang dibandrol Rp 123 juta, tetapi menjadi Rp 130 juta/unit sesudah dimasukkan biaya akad telah dipesan konsumen, sebagian besar PNS, selebihnya wiraswasta dan lainnya. Suku bunga untuk rumah subsidi hanya 5 persen dengan DP tidak lebih dari 10 persen atau sesuai kesepakatan.

Dia berharap, dengan adanya pembangunan rumah subsidi di wilayah tengah Aceh, maka pengembang lainnya di kawasan tersebut juga dapat melakukan hal yang sama. Dikatakan, pihak pengembang, PT Dharma Abadi Jaya terus melakukan sosialisasi atas keberadaan rumah murah ini, seperti pada Sabtu (9/4) di Blangkejeren.(muh) (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id