Senpi dan Amunisi di Balik ‘Nyanyian’ Is | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Senpi dan Amunisi di Balik ‘Nyanyian’ Is

Senpi dan Amunisi di Balik ‘Nyanyian’ Is
Foto Senpi dan Amunisi di Balik ‘Nyanyian’ Is

PIHAK kepolisian terus melakukan pengusutan terhadap komplotan yang diduga terkait penembakan Posko Abusyik, cabup Pidie beberapa waktu lalu.

Salah satu fokus pengusutan adalah asal usul senjata api di tangan tersangka Is yang diserahkannya kepada DM dan Ma yang disinyalir sebagai eksekutor penembakan posko Abusyik.

Ternyata dalam pengakuannya kepada polisi, Is mendapat senjata jenis AK-56 dari Ri (36), warga Desa Riweuek, Kecamatan Sakti. Lalu senjata itu dia serahkan ke DM dan Ma.

Berdasarkan hasil pengembangan dari pengakuan Is, pihak kepolisian kemudian menciduk Ri yang diduga sebagai pemberi senjata kepada Is. Bersama Ri, polisi juga menangkap dua orang lainnya, yaitu Nu dan Hs, warga kecamatan yang sama. Ketiga orang tersebut ditangkap sehari setelah penangkapan Is dan rekannya, yaitu Jumat 14 April 2017.

Adapun barang bukti yang disita, satu pucuk senpi AK-56 plus satu magasin, sepucuk senpi AK-1.02 plus satu magasin, 109 butir peluru kaliber 7,62 mm, 25 butir peluru kaliber 9 mm, 25 butir peluru kaliber 5,56 mm, senjata angin cal 177, dan satu unit mobil Nissan Terano BK 1987 KY. “Akan terus dilakukan pengembangan, terutama terhadap pelaku penembakan,” kata Goenawan. Penyidik juga melakukan uji balistik terhadap senpi yang disita dengan proyektil yang ditemukan di TKP ke Labfor Polri Cabang Medan.(dan)

data dan fakta
komplotan bersenpi

* 13 April 2017 polisi mengamankan tiga orang, yaitu Is (34), Mh (23), dan Am (28) karena kepemilikan narkotika jenis sabu
* Ketika diinterogasi, seorang tersangka berinisial Is mengaku sebagai orang yang mencarikan atau menyediakan senjata api untuk DM (30) dan Ma (32)
* Is menyerahkan senjata kepada DM dan Ma pada 5 Maret 2017 atau sehari sebelum penembakan Posko Abusyik
* Is mengaku senjata jenis AK-56 didapatnya dari Ri (36), warga Desa Riweuek, Kecamatan Sakti
* Pada 14 April 2017, polisi menciduk Ri beserta dua lainnya, yaitu Nu dan Hs serta satu pucuk senpi AK-56 plus satu magasin, sepucuk senpi AK-1.02 plus satu magasin, 109 butir peluru kaliber 7,62 mm, 25 butir peluru kaliber 9 mm, 25 butir peluru kaliber 5,56 mm, senjata angin cal 177, dan satu unit mobil Nissan Terano BK 1987 KY. (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id