Mensos Janjikan Jadup | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Mensos Janjikan Jadup

Mensos Janjikan Jadup
Foto Mensos Janjikan Jadup

* Korban Banjir Lawe Sigala-gala dan Semadam

KUTACANE – Menteri Sosial (Menson), Dra Khofifah Indar Parawansa berjanji akan segera menyalurkan dana jatah hidup (jadup) kepada korban banjir di Kecamatan Lawe Sigala-gala dan Semadam. Mensos bersama rombongan meninjau beberapa desa yang diterjang banjir bandang, Sabtu (15/4).

Kawasan banjir bandang yang ditinjau Mensos yakni Suka Makmur, Kecamatan Semadam dan Desa Batu Dua Ratus, Lawe Tua Gabungan, Lawe Tua, Kayu Mbelin, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Agara, Sabtu (15/4). Mensos juga berdialog dengan korban banjir yang berada di posko pengungsian, sekaligus memeriksa dapur umum.

Mensos juga menyerahkan santunan kepada keluarga dari dua korban yang meninggal terseret arus banjir. Saat berdialog dengan korban banjir, Mensos meminta mereka harus bersabar atas musibah ini. Saat mengunjungi Posko pengungsian Desa Lawe Beringin Gayo, Mensos disambut dengan bacaan shalawat.

Mensos menyatakan rumah yang rusak berjumlah ratusan unit, tetapi 178 unit di antaranya hanyut dibawa banjir di 14 desa yakni 1 desa di Semadam dan 13 desa di Lawe Sigala-gala. Dia menegaskan Pemkab Agara memiliki anggaran penanggulangan bencana, dibantu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Khofifah menjelaskan Presiden Jokowi telah menetapkan tiga fasilitas prioritas dalam setiap bencana alam yakni rumah ibadah, sekolah dan Puskesmas. “Ketiga fasilitas itu harus secepatnya dibenahi agar bisa difungsikan dan anak-anak dapat segera bersekolah,” jelasnya.

Dikatakan, untuk bencana alam, bencana sosial dan terjadinya kerusakan rumah ada prosesnya yakni di BNPB dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). “Seusai masa tanggap darurat selama 14 hari berakhir, maka Kemensos akan mencairkan jadup seusai dengan SK Bupati Agara,” ujar Khofifah.

Wabup Agara, Ali Basrah yang ikut mendampingi Mensos melihat kawasan terparah diterjang banjir bandang menyatakan para korban banjir bandang merasa senang, karena mendapat perhatian dari pemerintah. “Hal ini membuat suasana menjadi gembira, karena Mensos datang langsung menemui mereka,” kata Ali Basrah.

Dapur Umum
Sedangkan Kepala Dinas Sosial Aceh, Drs Alhudri MM mengatakan jumlah korban banjir di Kecamatan lawe Sigala-gala sebanyak 497 KK atau 734 jiwa dan Suka Makmur di Semadam sebanyak 80 Kk atau 320 jiwa. Dikatakan, rumah rusak berat 303 unit dan rusak ringan 286 unit.

Selain itu, empat dapur umum juga telah dibangun di Desa Lawe Sigala-gala Barat untuk lima desa. Kemudian di desa Kayu Mbelin untuk empat desa, Lawe Kesumpat untuk dua desa dan Suka Makmur untuk satu desa. Disebutkan, dapur umum dari Kemensos dan Dinsos Aceh sudah ada sejak dua hari lalu yang berfungsi menyediakan makanan bagi korban banjir yang mengungsi ke posko atau juga rumah penduduk atau keluarganya.

Ditambahkan, petugas Perlinsos dari Kemensos 10 orang, Dinsos Aceh 12 orang, Tagana Agara 23 orang, Tagana Aceh Tengah 11 orang, Tagana Bener Meriah 5 orang, Tagana Gayo Lues 12 orang dan pendamping PKH 27 orang. Selain itu, TNI, Polri, Basarnas, BPBD, Satpol PP, dan relawan juga membantu korban banjir.

Sementara itu, acara itu dihadiri Komisi V DPR, M Salim Fakhri SE MM; anggota DPRA, Tagana Pusat Harry Hikmat dan Rizal Salaba, tim penanggulangan masalah tanggap darurat Dirjen Cipta Karya, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Aceh, Thabrani ST MT, Emi Efendi ST MT, PPK08 Wilayah Batas Gayo Lues – Kutacane Batas Sumut, Kadis Sosial Aceh, Al Hudri, PPK Balai Sungai, Safrevi dan dinas terkait lainnya.(as)

janji mensos
* Jadup segera diberikan
* Seusai tanggap darurat 14 hari
* BPBD, BNPB dan Kementerian PUPR
* Perbaikan rumah korban banjir
* Tiga fasilias jadi prioritas
* Rumah ibadah, sekolah, Puskesmas (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id