Empat Warga Aceh Utara Ditangkap di Peureulak | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Empat Warga Aceh Utara Ditangkap di Peureulak

Empat Warga Aceh Utara Ditangkap di Peureulak
Foto Empat Warga Aceh Utara Ditangkap di Peureulak

* Sita Satu Pistol FN dan 33 Amunisi

IDI – Jajaran Polres Aceh Timur mengamankan empat warga Aceh Utara dari salah satu warung kopi di Gampong Cot Keh, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur. Dari keempat orang ini, polisi menyita satu senjata api genggam (pistol) jenis FN beserta puluhan amunisi dan sejumlah barang bukti lainnya.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto menyebutkan, keempat warga Aceh Utara yang diamankan itu masing-masing berinisial, RT (41), MM (33), ZD (33), dan MT (32). “Penangkapan keempat warga Aceh Utara ini berawal Selasa (11/4) pukul 16.00 WIB. Mereka dicurigai akan melakukan transaksi di Gampong Kuala Bugak, Kecamatan Peureulak,” kata Kapolres Rudi Purwiyanto dalam siaran pers yang diterima Serambi Jumat (14/4).

Dikatakan, setelah menerima laporan dari masyarakat, anggota Sat Intelkam Polres Aceh Timur langsung bergerak menuju ke Gampong Kuala Bugak. Namun, keempat warga ini meninggalkan lokasi menuju ke Kota Peureulak, menggunakan dua sepeda motor setelah bertemu dengan seseorang di TPI Kuala Bugak.

“Kemudian petugas membuntutinya. Tapi keempat warga ini berhenti di warkop di Gampong Cot Keh. Kemudian, sekitar pukul 18.45 WIB, petugas melakukan pemeriksaan terhadap keempatnya,” kata Kapolres.

Setelah diperiksa, petugas menemukan satu pucuk senpi jenis FN, dari dalam tas yang tersimpan dalam jok Honda Vario BL 6736 KAA yang mereka tunggangi. Selain sepucuk FN, petugas juga mengamankan 33 butir amunisi FN, 1 butir amunisi AK, satu buah borgol, baju kaos berlambang bendera bintang bulan, buku Yasin, beserta dua unit sepeda motor, yaitu Honda Vario BL 6736 KAA dan Honda Beat BL 6067 KAA.

“Saat ini keempat tersangka beserta barang buktinya telah diamankan ke Mapolres Aceh Timur, untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas Kapolres.

Sulit diungkap
Sementara itu, Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan yang dikonfirmasi Serambi Jumat kemarin, membenarkan penangkapan empat pria yang disinyalir terlibat dalam kepemilikan senjata api jenis FN berikut 33 amunisi aktif. “Iya benar, saat ini sedang ditangani dan dalam pengembangan lebih lanjut,” kata Goenawan.

Ditanya tentang peredaran senjata ilegal di masyarakat, Goenawan mengatakan masih ada pihak-pihak tertentu yang menyembunyikan senjata api dan digunakan untuk tindak kriminal. Beberapa kali, senjata-senjata itu ditemukan petugas saat mengungkap kasus-kasus tertentu.

“Sebagaian memang ada yang masih wait and see, belum mau menyerahkan. Apakah senjata itu digunakan untuk kegiatan kriminal kita tidak bisa katakan begitu, karena tidak ada bukti hukum. Tapi yang sudah kita amankan banyak, kita akan terus bertindak,” kata Goenawan.

Ia mengatakan, ada tiga strategi polisi mengumpulkan senjata ilegal di masyarakat. Pertama dengan cara preventif, yaitu melakukan razia atau pemeriksaan, tak jarang selama ini dalam kegiatan razia pihaknya menemukan senjata-senjata ilegal berikut amunisi. “Ada beberapa kasus yang selama ini begitu, pas razia kita dapat lalu kita amankan yang bersangkutan,” jelasnya.

Kedua, lanjut Goenawan, dengan cara persuasif, yaitu pendekatan dengan masyarakat. Menurutnya, selama ini juga ada beberapa warga yang dengan kesadaran sendiri langsung menyerahkan senjatanya kepada polisi. “Itu seperti di Pidie, kan awalnya kita lakukan pendekatan persuasif. Lalu mereka sadar, bahwa sudah tidak ada gunanya memegang senjata, kemudian mereka menyerahkannya kepada kita,” sebutnya.

Sedangkan strategi terakhir, pihak kepolisian biasanya mendapatkan senjata ilegal, setelah berhasil mengungkap kasus-kasus kriminal tertentu. Tak jarang, setelah pengungkapan, polisi bahkan mendapatkan senjata lain, selain barang bukti yang dilakukan oleh pelaku dalam aksi kriminal itu.

“Kalau deteksi dini agak sulit, karena senjata itu disembunyikan, itu rata-rata senjata lama semua. Intinya kita akan terus melakukan upaya-upaya agar senjata ini diserahkan kepada kita,” pungkas Goenawan.(c49/dan) (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id