PDAM Tirta Daroy Jual Air Berlumpur | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

PDAM Tirta Daroy Jual Air Berlumpur

  • Reporter:
  • Sabtu, April 15, 2017
PDAM Tirta Daroy Jual Air Berlumpur
Foto PDAM Tirta Daroy Jual Air Berlumpur

BANDA ACEH – Pelanggan air bersih PDAM Tirta Daroy yang berdomisili di kawasan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh sejak beberapa bulan terakhir harus menerima distribusi air keruh dan berlumpur. Kondisi ini dilaporkan sudah berlangsung berbulan-bilan.

Seorang ibu rumah tangga di Komplek Villa Gading Mas, Gampong Ceurih, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Ny Ipah melaporkan sejak awal tahun ini kualitas air PDAM Tirta Daroy sangat mengecewakan. “Warna airnya keruh dan endapan lumpurnya tinggi. Sehari saja tidak kita kuras bak, endapan lumpurnya sudah merata di dasar bak. Tapi masih untung tidak berbau,” kata Ipah. Kondisi serupa, menurut Ipah juga dialami tetangganya di Komplek Villa Gading Mas.

Direktur PDAM Tirta Daroy, T Novizal Aiyub menjawab Serambi melalui fasilitas chating WhatsApp, Jumat (14/4) membenarkan kondisi tersebut.

“Mohon maaf saat ini kekeruhan air baku sangat tinggi sehingga kita tidak bisa mengolahnya dengan sempurna,” begitu tanggapan Novizal yang akrab disapa Ampon Yub sambil mengirim data digital laboratorium yang memperlihatkan angka kekeruhan air baku mencapai 1120,5 FTU (Formazin Turbidity Unit). Menurut Ampon Yub, normalnya kekeruhan air baku di bawah 250 FTU.

Keterbatasan WTP
Sumber-sumber Serambi menyebutkan, distribusi air bersih untuk beberapa kawasan Kota Banda Aceh, termasuk Ulee Kareng berasal dari water treatmen plant (WTP) Siron sedangkan untuk kawasan lainnya dari WTP Lambaro.

“Kualitas air dari WTP Lambaro tak ada masalah meski sering terjadi gangguan distribusi seperti baru-baru ini akibat kerusakan jaringan pipa di lokasi proyek flyover Simpang Surabaya,” kata sumber tersebut.

Menanggapi informasi itu, Ampon Yub juga membenarkan WTP Lambaro jauh lebih bagus dari WTP Siron. “Kemampuan WTP Siron terbatas,” tulisnya.

Ditanya apa solusi terhadap persoalan air keruh dan berlumpur itu, Direktur PDAM Tirta Daroy menjawab, “Seharusnya ketika kekeruhan terlalu tinggi kita harus mengurangi kapasitas produksi.” (nas) (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id