Disdukcapil Kumpulkan Reje Bukit | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Disdukcapil Kumpulkan Reje Bukit

Disdukcapil Kumpulkan Reje Bukit
Foto Disdukcapil Kumpulkan Reje Bukit

REDELONG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bener Meriah mengumpulkan seluruh reje atau kepala desa di Kecamatan Bukit. Sebanyak 40 reje mengikuti sosialisasi pembuatan Akte Kelahiran dan Akte Kematian di ruang serbaguna kantor Disdukcapil, Kamis (13/4).

Irnawati SE, ketua panitia mengatakan para reje ini diberi pemahaman tentang proses pengurusan dan pemanfaatan Akte Kelahiran dan Akte Kematian. “Mulai dari tata cara pembuatan sampai perubahan data dalam dokumen kependudukan, terutama kedua akte tersebut,” ujarnya.

Dia menjelaskan hal itu berdasarkan Pasal 52 UU No 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan, jonto Pasal 93 Ayat 2 Peraturan Presiden No 25 Tahun 2008 Tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil.

“Melalui sosialisasi ini, maka perbedaan data antara ijazah dan akte kelahiran dapat dicegah, sehingga tidak merugikan anak itu sendiri,” katanya.

Sedangkan Plt Bupati Bener Meriah, Rusli M Saleh, melalui Kepala Bagian Perekonomian Setdakab, Ilman Daudi SE menyampaikan sosialisasi ini untuk memberi pemahaman kepada masyarakat bahwa pentingya dokumen kependudukan, seperti akte kelahiran dan akte kematian.

“Semoga dengan sosilaisasi ini, kita dapat memberikan perlindungan dan pengakuan terhadap status pribadi dan status hukum atas setiap data kependudukan, serta mampu menjawab masalah administrasi kependudukan secara benar dan akurat,” ujar Daudi.

Disebutkan, akte kelahiran diperlukan untuk berbagai urusan, seperti hendak masuk sekolah atau juga bekerja. Dia berharap, para reje dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk segera mengurus administrasi tersebut.

Sementara, Kadisdukcapil Bener Meriah, Ikhwanul Hakim Sejuga menyatakan sedang mengupayakan kendaraan operasional KTP elektronik dari pemerintah pusat. Dia berharap, permintaan itu dapat disetujui oleh pemerintah pusat, sehingga proses pembuatan e-KTP akan semakin mudah.

“Kalau disetujui pemerintah pusat, maka masyarakat tidak lagi harus datang ke Kantor Disdukcapil, tetapi petugas yang akan mendatangi kampung-kampung untuk pembuatan e-KTP dengan menggunakan kendaraan operasional tersebut,” kata Ihwanul Hakim.(c51) (uri/evo/stuti/RA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id