Abu Madinah: Gerhana Bukan Momen Untuk Pesta Pora | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Abu Madinah: Gerhana Bukan Momen Untuk Pesta Pora

Foto Abu Madinah: Gerhana Bukan Momen Untuk Pesta Pora

aceh.Uri.co.id, BANDA ACEH – Peristiwa gerhana matahari seperti yang terjadi Rabu (9/3/2016) pagi tadi bukanlah saat-saat untuk menggelar pesta pora dan foya-foya di tepi pantai.

Melainkan peristiwa tersebut seharusnya diisi dengan shalat gerhana, mendengar tausiyah, dan melakukan taubat kepada Allah Swt.

Hal itu disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Babun Najah, Ulee Kareng, Banda Aceh, Drs Tgk H Muhammad Ismi Lc MA atau akrab dikenal Abu Madinah dalam isi ceramahnya usai melaksanakan shalat gerhana matahari (kusuf) di Mushalla Ponpes setempat.

Menurut Abu Madinah, dulu saat terjadi gerhana di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam hanyalah sekali terjadi di Madinah setelah hijrah. Ketika itu beliau keluar dengan dengan penuh khusyu’ dan dalam keadaan takut pada Allah Ta’ala.

“Apa yang dilakukan Rasul saat itu, yaitu mendirikan shalat kusuf bersama para sahabatnya. Beliau memperpanjang bacaan, rukuk dan sujudnya. Lama bacaan beliau seperti sedang membaca surat Al Baqarah,” papar Abu Madinah dalam ceramahnya.

Pimpinan Ponpes Banun Najah itu juga menyatakan, bisa jadi gerhana ini tanda awal datangnya kiamat.

“Perlu dipahami, siapa yang mampu membuat sinar matahari akan terus bersinar, begitu pula dengan rembulan? Siapa pula yang bisa menjamin bahwa sinar matahari yang tertutup tadi bisa kembali, begitu pula rembulan? Bukankah jika sinar keduanya itu hilang menandakan hari kiamat? Bukankah bisa jadi peristiwa ini adalah awal-awal datangnya adzab?” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Abu Madinah mengajak seluruh jamaah untuk memohon keselamatan dan bertaubat dengan sebaik-baik taubat pada Allah Swt.

“Semoga Allah menganugerahkan pada kita taubat atas dosa yang kita lakukan baik kepada sesama anak adam, maupun dosa kepada Allah,” ujarnya.

Ditemui aceh.Uri.co.id usai pelaksanaan shalat gerhana, Pimpinan Ponpes Babun Najah menjelaskan, shalat gerhana yang dilakukan Rabu pagi tadi, merupakan perdana yang dipusatkan dan laksanakan secara khusuk oleh seluruh penghuni Ponpes Babun Najah.

“Selama Ponpes ini berdiri, ini pertama kali shalat kusuf dilaksanakan,” tutup Drs Tgk H Muhammad Ismi Lc MA.(*) (uri/evo/stuti/RA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id