Wali Kota Resmikan Rumah Singgah Bersalin | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Wali Kota Resmikan Rumah Singgah Bersalin

Wali Kota Resmikan Rumah Singgah Bersalin
Foto Wali Kota Resmikan Rumah Singgah Bersalin

SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam Merah Sakti meresmikan lima unit rumah singgah ibu bersalin atau Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) serta pemakaian Puskesmas Plus Jontor, Kamis (13/4) di Jontor, Kecamatan Penanggalan. Pembangunan rumah singgah ibu bersalin ini dalam rangka menekan angka kematian ibu bayi saat bersalin. Wali kota menyatakan komitmennya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui peningkatan fasilitas kesehatan.

Dia menyebutkan bagaimana upaya membangun Rumah Sakit Ibu dan Anak yang kini berubah menjadi RSUD berawal dari jauhnya rentang kendali pelayanan kesehatan tingkat lanjut ke Aceh Singkil. ”Berapa banyak pasien yang harus meregang nyawa karena jauhnya jarak tempuh menuju rumah sakit di Singkil, Tapaktuan atau ke Sidikalang.

Masalah lainnya, kata wali kota, begitu sampai pasien ke RSUD Singkil di sana juga tidak mampu sehingga kembali dikrim ke Medan memakan waktu hingga delapan jam perjalanan, ini ironis, maka dengan itu kami wujudkan RSIA dan sekarang menjadi RSUD,” ujar Merah Sakti. Sebelum di Jontor, Pemko Subulussalam juga membangun Puskesmas di Makmur Jaya serta meningkatkan status Puskesmas Sultan Daulat menjadi rawat inap.

Merah Sakti menyatakan kehadiran Puskesmas Plus di Jontor untuk memangkas jarak tempuh warga yang ingin berobat seperti dari Lae Ikan, Jontor dan Sikelang berobat ke Puskesmas Penanggalan. Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Subulussalam Masyhuri SKM memaparkan bangunan Puskesmas Plus di Jontor bersumber dari DAK 2016 senilai Rp 6,4 miliar.

Bangunan ini dilengkapi rumah dinas medis tiga unit, rumah dinas dokter dua unit, aula pertemuan 1 unit, pagar keliling dan gudang generator listrik. Dia juga menjelaskan manfaat rumah singgah untuk menampung pasien yang mengalami kendala saat melahirkan.

“Nanti kalau ada ibu mau melahirkan bisa langsung ke rumah singgah agar saat detik-detik proses persalinan lebih cepat ditangani tenaga medis,” kata Masyhuri.(lid) (uri/ilati/sra/MU)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id