Pidie tak Punya Dana Atasi Gepeng | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pidie tak Punya Dana Atasi Gepeng

Pidie tak Punya Dana Atasi Gepeng
Foto Pidie tak Punya Dana Atasi Gepeng

SIGLI-Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pidie mengaku akan melakukan razia terhadap gelandangan dan pengemis (Gepeng) yang keberadaannya dinilai mengganggu ketertiban Kota Sigli. Paling banyak pengemis di lampu merah, mendatangi perkantoran, pertokoan, dan rumah penduduk.

Biasanya mereka membawa anak kecil disertai dalam mengemis untuk menaruh iba warga Cuma persoalannya dalam menanggulangi hal itu, Sekretaris Dinas Sosial Pidie, Muhammad Husin SAg mengaku tidak tersedianya dukungan dana dalam merealisasi program tersebu. “Ini satu kendala yang sedang kita hadapai,” katanya.

Razai menambahkan, pihaknya kini bekerja sama dengan keamanan dan Satpol PP, dimana mereka juga harus dibiayai. “Misalnya, uang bensin dan uang minum bagi yang menggunakan mobil operasional,” kata Sekretaris Dinas Sosial Muhammad Husin ,didampingi Dra Hj Megawati, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Pidie, Kamis (12/4).

Dijelaskan, beberapa waktu lalu pihaknya menjemput seorang gepeng yang melakukan aksinya di kota lain, kini diantar ke rumahnya di Pidie. Ada pula pengemis di lampu merah wilayah Kota Sigli merupakan gepeng dari Trienggadeng.

Dinas Sosial Pidie, katanya, terus berupaya untuk menangani permasalahan sosial ini. Namun, untuk mengatasi masalah gepeng itu terbentur dengan tidak adanya penyediaan sarana dan prasarana pendukung, seperti tempat rehabilitasi, sehingga mengakibatkan Dinsos Pidie kewalahan menangani Gepeng yang saat ini semakin meningkat.

Jika ada dukungan dana, katanya, pemerintah dapat melakukan pemberian modal usaha bagi pengemis. Sehingga tidak lagi mengemis di lampu merah atau tempat-tempat lainnya yang sangat mengganggu ketertiban umum.

Dinsos Pidie berjanji akan menelusuri ke rumah tempat tinggal si gepeng sebagai salah satu solusi mengatasi gepeng. “Kita akan cek faktor apa dia mengemis. Jangan sampai terulang lagi mengemis, lebih baik membuka usaha,” katanya.(aya) (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id