IKAT Gelar Tahsin Alquran untuk Korban Gempa | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

IKAT Gelar Tahsin Alquran untuk Korban Gempa

IKAT Gelar Tahsin Alquran untuk Korban Gempa
Foto IKAT Gelar Tahsin Alquran untuk Korban Gempa

BANDA ACEH – Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh bekerja sama dengan Pemerintah Pidie Jaya melaksanakan Training Of Trainer (TOT) tahsin Alquran untuk masyarakat korban Gempa Pidie Jaya di kawasan Luengputu, Kecamatan Bandar Baru. Kegiatan itu berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (8-9/4).

Kegiatan tahsin Alquran tersebut diisi oleh tim tahsin IKAT Aceh. Ketua IKAT Aceh, Muhammad Fadhil Rahmi Lc mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pemulihan pascagempa yang melanda Pidie Jaya, 7 Desember 2016 lalu. “Ini sebagai bentuk trauma healing yang kita lakukan untuk masyarakat di Pidie Jaya,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Wahyuddin Lc M SH mengatakan, kegiatan itu dilakukan, karena IKAT Aceh melihat, selain bantuan dalam bentuk finansial, masyarakat juga membutuhkan ilmu pengetahuan. “IKAT Aceh sudah lama turun membantu para korban musibah gempa Pijay, mulai dari awal penanggulangan penyelamatan korban, bantuan logistik, infrastrutur, hingga pemulihan mental,” katanya.

Kegiatan tahsin Alquran yang baru saja dilakukan itu, diikuti oleh 41 orang yang merupakan peserta pilihan sesuai pendataan yang direkomendasikan pihak aparatur Kecamatan Bandar Baru. Di antara mereka yang hadir, seperti teungku imum gampong, imum masjid, dan guru ngaji, yang selama ini konsen menyampaikan ilmu agama di gampong-gampong. “Dengan pelatihan ini, kita berharap mereka dapat menyebar ilmu yang didapat ke pelosok gampong,” tambahnya.

Menurut Ketua IKAT Aceh, mereka merasa tepanggil untuk terus melakukan kegiatan-kegaitan positif bagi korban gempat Pijay. Kegiatan yang dilakukan khususnya yang bisa memulihkan trauma bagi semua korban gempa. “Diharapkan, dengan kegiatan seperti itu, integritas masyarakat terhadap ilmu-ilmu agama semakin meningkat dan berkembang,” ujarnya.

Direncanakan kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara rutin dan mereta ke semua kecamatan di Pijay. “Semua ini bertujuan agar korban gempa yang ada di setiap kecamatan tersampaikan dakwah keislamannya, sehingga mereka tidak larut dalam kesedihan trauma gempa,” pungkasnya.(dan) (uri/ilviana/ebriyani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id