Mahkamah Agung Vonis Saleh Suratno Dua Tahun Penjara | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Mahkamah Agung Vonis Saleh Suratno Dua Tahun Penjara

Mahkamah Agung Vonis Saleh Suratno Dua Tahun Penjara
Foto Mahkamah Agung Vonis Saleh Suratno Dua Tahun Penjara

URI.co.id, BANDA ACEH – Mahkamah Agung (MA) telah mengeluarkan putusan kasasi terhadap Dr HM Saleh Suratno bin M Yusuf atas kasus penggelapan dalam jabatan saat ia menjabat Direktur Rumah Sakit Tgk Fakinah Banda Aceh dan Akper Tgk Fakinah Banda Aceh.

Ia dinyatakan melanggar pasal 374 kitab undang-undang hukum pidana (KUHP) tentang penggelapan dalam jabatan. 

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama dua tahun. Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan,” bunyi petikan putusan yang diperoleh URI.co.id, Selasa (11/4/2017).

Putusan itu dibacakan pada 23 Februari 2017 oleh ketua majelis hakim, Sri Murwahyuni dan anggota Desnayeti M dan Sumardijatmo serta dibantu Frensita Kesuma Twinsani selaku Panitera Pengganti.

Kasasi itu diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejari Banda Aceh.

Humas Pengadilan Negeri Banda Aceh, Eddy SH yang dihubungi URI.co.id membenarkan putusan kasasi perkara tersebut sudah turun.

Namun ia mengatakan belum melihat petikan salinan putusan itu.

“Iya sudah turun kasasinya itu,” katanya.

Dikatakan Eddy, penggelapan yang dilakukan Saleh karena meminjam uang Yayasan Tgk Fakinah untuk keperluan pribadi saat menjabat Direktur Rumah Sakit Tgk Fakinah Banda Aceh dan Akper Tgk Fakinah Banda Aceh, diantaranya untuk membayar telpon rumahnya.

Menurut Eddy, pada pengadilan tingkat pertama kasus itu sempat ditolak dalam putusan sela karena majelis menilai perkara pinjam meminjam masuk ranah perdata bukan pidana.

Tetapi jaksa mengajukan kasasi dan MA pun mengabulkan permohonan kasasi itu.  

“Menurut kami ditingkat pertama, karena berkaitan dengan pinjam, kasus itu bukan wewenang hakim pidana tapi hakim perdata, karena dalam dakwaan jaksa berkenaan dengan pinjam meninjam, namun MA berpendapat lain,” katanya.

Terkait putusan kasasi tersebut, Saleh Suratno belum memberikan komentar. URI.co.id telah berusaha menghubungi Saleh lewat nomor teleponnya, namun tidak diangkatnya dan pesan singkat (SMS) yang dikirimpun tidak ada balasan. (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id