Banjir Terjang Desa Badak | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Banjir Terjang Desa Badak

Banjir Terjang Desa Badak
Foto Banjir Terjang Desa Badak

* Ratusan Warga Masih Mengungsi

BLANGKEJEREN – Banjir bandang yang terjadi secara tiba-tiba seusai diguyur hujan deras menerjang Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, Gayo Lues (Galus) pada Minggu (9/4) malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Dari seribuan warga yang mengungsi, sebagian telah kembali ke rumah masing-masing seusai membersihkan lumpur di dalam rumah.

Dilaporkan, ratusan rumah warga Desa Badak sempat teredam banjir setinggi satu meter lebih, sehingga ternak yang dikurung dalam kandang, seperti kambing, ayam dan lainnya ditemukan mati. Saat insiden, seluruh warga mengungsi ke jalan dua jalur menuju RSUD Blangkejeren sampai Senin (10/4) siang.

Sebuah rumah warga milik Ridwan (20) mengalami rusak ringanm, saat warga beramai-ramai membersihkan lumpur di dalam rumah dengan peralatan seadanya. Anggota Taruna siaga Bencana (Tagana) Galus juga mendirikan tiga buah tenda pengungsian di badan jalan dua jalur tersebut.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Galus, Ishak Juharsyah SE, Senin (10/4) mengatakan rumah warga yang sempat terendam banjir ditempati 362 kepala keluarga (KK) dengan jumlah 1.151 jiwa yang berada di empat dusun. “Ratusan rumah warga terendam banjir setelah diguyur hujan lebat, seusai Sungai Pagur meluap ke permukiman,” katanya.

Kadinsos Galus yang didampingi Camat Dabun Gelang, Syamsul Bahri, menyebutkan bantuan masa panik telah disalurkan kepada korban banjir, berupa beras 6 ton lebih atau 6.445,6 kg, termasuk sembako dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Penghulu (Keuchik) Badak, Sabit mengatakan rumah warga yang terendam banjir berada di Dusun Toa, Rempelan, Umah Rinung dan Imem. Dia menyatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, tetapi kerugian harta benda diperkirakan ratusan juta rupiah.

“Ternak warga seperti kambing dan biri-biri serta ayam bersama bebek ditemukan mati di kandang,” ujarnya. Dia menambahkan tanaman padi yang telah siap ditanam juga tertimbun lumpur, sehingga harus diolah kembali agar dapat segera ditanam padi.

Sementara itu, Kapolres Galus, melalui Kabag Ops, AKP Haris Kurniawan, menjelasnya pihaknya mempersiapkan satu mobil tanki air bersih di Desa Badak. “Warga membawa galon aqua, ember dan jerigen serta peralatan rumah tangga lainnya untuk menampung air dari mobil tanki yang dibagikan kepada korban banjir secara gratis,” ujarnya.(c40) (uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id