30 Guru Sukma Bangsa Diwisuda di Finlandia | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

30 Guru Sukma Bangsa Diwisuda di Finlandia

30 Guru Sukma Bangsa Diwisuda di Finlandia
Foto 30 Guru Sukma Bangsa Diwisuda di Finlandia

SEBANYAK 30 orang guru Sukma Bangsa diwisuda setelah menyelesaikan pendidikan setingkat S-2 di Tampere University, Finlandia, Jumat (7/4) siang waktu Finlandia. Mereka ialah para guru Sekolah Sukma Bangsa di Kabupaten Pidie, Bireuen, dan Kota Lhokseumawe.

Sebelumnya, selama hampir dua tahun, mereka menjalani perkuliahan di Sekolah Sukma Bangsa Bireuen dan di University of Tampere, Finlandia. Pendiri Yayasan Sukma Bangsa, Surya Paloh, mengatakan, 30 guru yang lulus hari ini akan menjadi pelopor penyebaran pendidikan berkelanjutan yang berkualitas.

“Pada dasarnya, mereka akan bekerja lagi sebagai guru diSekolah Sukma Bangsa di Aceh. Namun, mereka juga akan melakukan penelitian dan pengembangan program, desain, memfasilitasi kegiatan pelatihan guru, dan membangun jaringan dan kerjasama dengan berbagai pihak,” ujar Surya Paloh.

Dikatakan, kelulusan ini juga menjadi perayaan dari 11 tahun berdirinya Sekolah Sukma Bangsa di Pidie, Bireuen dan Lhokseumawe. “Ini adalah bukti lain dari komitmen kami untuk membangun bangsamelalui pendidikan. Terlepas dari prestasi, kami harus melakukan lebih banyak hal lain, karena impian kami dengan mendirikandan mengelola Yayasan Sukma Bangsa yaitu partisipasi berkelanjutan dalam mengembangkan pendidikan berkualitas untukkemajuan masyarakat di Aceh, Indonesia, dan dunia”, kata Surya Paloh.

Seluruh biaya programmaster degree for teacher education kerja sama Yayasan Sukma dengan Finland University sebesar 1,1 juta euro ditanggung pendiri yayasan, Surya Paloh. “Saya berharap, dengan ilmu master, mereka mengabdikan diri di Tanah Air. Ini mulia, mempersiapkan anak-anak bangsa yang berkualitas,” ujar Surya seusai acara wisuda.

Finland Universityadalah konsorsium 3 universitas besar di Finlandiayaitu University of Tampere, Turku University, dan Eastern Finland University. Ketua Yayasan Sukma Lestari Moerdijat mengatakan kerja sama pihaknya dengan Finland University ini merupakan tindak lanjut dari payung besar kerja sama bidang pendidikan Indonesia dengan Finlandia. Setelah sukses di Aceh, Surya menyatakan pihaknya akan mengembangkan model pendidikan yang sama di Papua dalam 2-3 tahun ke depan.

“Selanjutnya di Kalimantan, kemudian NTT, dan Sulawesi,” kata Surya disela acara jamuan makan malam bersama Rektor Finland University, Pekka T Saavalainen. “Memang tak mudah, tetapi bukan mustahil. Bagaimanapun sukses di Aceh harus ditularkan ke daerah lain. Pemerintah daerah harus terlibat, misalnya dalam halpenyediaan lahan,” ujar Surya Paloh. (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id