RSUZA Harus Terus Perbaiki Pelayanan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

RSUZA Harus Terus Perbaiki Pelayanan

RSUZA Harus Terus Perbaiki Pelayanan
Foto RSUZA Harus Terus Perbaiki Pelayanan

Selama beberapa hari pekan lalu, Tim Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengunjungi Rumah Sakit Umum Dokter Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh guna menilai kelayakan operasional rumah sakit rujukan di Aceh ini. Penilaian yang dilakukan setiap lima tahun ini sebagai syarat dikeluarkannya izin operasional baru untuk lima tahun ke depan. “Jadi, ini untuk syarat memperpanjang izin operasional suatu rumah sakit,” kata Wakil Direktur RSUZA, Dr dr Azharuddin SpOT(K).

Aspek yang dinilai meliputi kelayakan alat medis, kamar operasi, kamar mayat, radiologi, penyimpanan bahan berbahaya, instalasi limbah, termasuk insinerator, yaitu tempat pembakaran alat medis sekali pakai seperti jarum suntik di rumah sakit tipe A ini. “Mereka ingin memastikan semuanya terkontrol, agar tidak membahayakan petugas maupun pasien,” ujar Azharuddin.

Hasil visitasi akan diterima manajemen RSUZA dalam dua minggu ke depan. Kemenkes akan mengeluarkan sertifikat layak diberikan izin operasional atau tidak. “Semoga kami berhasil mendapat izin operasional untuk lima tahun ke depan,” harapnya.

Terhadap visitasi itu, kita ingin memastikan ke masyarakat bahwa apapun hasil penilaian nantinya, RSUZA akan tetap beroperasi seperti biasa. Sebab, jika hasil kajian tim Pusat itu ada perlu dibenahi, maka izin operasional untuk lima tahun ke depan akan diberi dengan catatan.

Akan tetapi, dengan kinerja RSUZA yang terlihat selama ini, kita yakin Pusat tak punya banyak alasan untuk tak memberikan izin operasional lima tahun ke depan. Dibanding banyak rumah sakit setipe di provinsi lain, RSUZA jauh lebih baik dalam banyak hal. Mulai gedung yang megah, kebersihan dan prilaku paramedisnya pun mulai memahami perasaan pasien. Perawatnya tidak banyak lagi yang sombong. Lingkungan rumah sakt juga mulai bersih, segar, dan nyaman.

Meski demikian, jika pun nanti hasil penilaian Tim Kemenkes menyatakan operasional RSUZA sangat baik dan layak diperpanjang izin operasional hingga tahun 2022, tapi kita tetap memiliki “catatan penting” bagi manajemen RSUZA. Catatan kita pertama adalah tentang peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan. Ini penting, sebab RSUZA ini akan tetap menjadi satu-satunya rumah sakit rujukan di Aceh hingga beberapa tahun yang akan datang. Rencana pembangunan beberapa rumah sakit rujukan regional baru, hingga kini masih tersendat-sendat. Artinya, bagaimanapun RSUZA harus punya teroboson baru untuk memperpendek antrean pasien dari daerah, terutama mereka yang sudah masuk “waiting list” pembedahan.

Yang kedua, sampai kapanpun masyarakat selalu menuntut pelayanan yang terus lebih baik dan lebih baik lagi. Makanya, upaya perbaikan pelayanan harus terus dilakukan dengan berbagai kreativitas dan inovasi.

Tentu, yang tak kalah penting adalah sebentar lagi gubernur baru kita akan dilantik. Dan, Pak Irwandi Yusuf ini sangat konsen pada kepraktisan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Beliau tak suka bertele-tele dengan banyak urusan. Ini juga perlu mendapat sambutan atau antisipasi oleh manajemen RSUZA dan juga rumah sakit lainnya di daerah-daerah. (uri/evo/stuti/RA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id