Pegiat IT: Video Itu Asli | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pegiat IT: Video Itu Asli

Pegiat IT: Video Itu Asli
Foto Pegiat IT: Video Itu Asli

SETELAH video yang menangkap sosok tak berpakaian di dalam hutan beredar luas di dunia maya, hingga menjadi viral, kalangan pegiat IT pun ikut memberikan komentar terhadap keaslian video yang diduga suku mante tersebut. Dari hasil amatan mereka terhadap kualitasnya, video itu diakui keasliannya.

Tuanku Muhammad Iqbal, anggota Masyarakat Informasi dan Teknologi (MIT) Aceh kepada Serambi mengatakan, setelah ia memutar video tersebut hingga beberapa kali, dirinya menyimpulkan bahwa video tersebut memang asli, yaitu benar menangkap sosok telanjang di dalam hutan.

Ia menyimpulkan keaslian video berdasarkan kondisi lingkungan dan gerak-gerik maupun respons orang di dalam rekaman tersebut. Menurutnya, walaupun sudah dinaik-turunkan resolusinya, memang tidak tampak ada upaya pengeditan.

“Kita melihat dari pencahayaan, keadaan lingkungan, dan respons orang di dalam rekaman, menunjukkan bahwa itu memang asli,” ujar Tuanku Muhammad Iqbal.

Tapi ia juga tidak menampik mengenai ada kemungkinan video itu diedit. Namun, menurutnya, untuk mengedit hingga menghasilkan video seperti yang sudah beredar itu, tentu membutuhkan seseorang yang memiliki keahlian tinggi. Selain itu, juga harus diskenariokan terlebih dahulu, untuk merekam respons orang-orang yang ada di dalam video. “Kita memang tidak bisa pastikan 100 persen, karena tidak melihat file aslinya,” ujarnya.

Namun terkait kualitas gambar yang dinilai buram, Muhamad Iqbal berpendapat, hal itu terjadi karena video itu sudah beberapa kali diunggah dan diunduh, sehingga kualitasnya juga menurun.

Sementara Teuku Abdul Malik, yang bergiat dalam bidang videografer dan animator mengatakan, berdasarkan amatannya, video itu memang tampak asli. Dia meyakini sosok tak berbusana itu memang terekam.

Abdul Malik pun tak meragukan keaslian video itu. Namun, dia memahami banyaknya keraguan masyarakat, khususnya terkait sosok dalam video itu, benar Mante atau hanya manusia biasa.

Menurut Abdul Malik, memang ada kejanggalan mengenai keaslian peristiwa itu. Sebab, kata Abdul Malik, ia melihat sosok tersebut baru berlari saat pengendara trail sudah berada sekitar satu meter dari dirinya dan terjatuh. “Padahal, jika yang terekam itu adalah Mante, sosok yang sulit ditemui manusia itu tentu sudah berlari sejak mendengar suara trail meraung,” kata dia.(mun) (uri/evo/stuti/RA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id