Fredo Tetap Biarkan Jadi Misteri | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Fredo Tetap Biarkan Jadi Misteri

  • Reporter:
  • Minggu, April 9, 2017
Fredo Tetap Biarkan Jadi Misteri
Foto Fredo Tetap Biarkan Jadi Misteri

SOSOK misterius yang berlari kencang di salah satu kawasan hutan di Aceh terekam oleh seorang pengemudi trail yang sedang menjajal kawasan hutan tersebut. Fredo Pastrana, begitu nama akun Facebooknya adalah orang yang berhasil merekam sosok tersebut dengan kamera action yang terpasangan di helmnya saat itu.

Tak diketahui jelas kapan Fredo merekam gambar tersebut. Diduga dia merekam secara tak sengaja saat bersama tiga rekannya menelusuri kawasan hutan dengan menunggang motor trail. Dalam perjalanan, Fredo dan rekan-rekannya tampak dikejutkan dengan sosok misterius–yang menurut Fredo–tidak berpakaian alias telanjang, seperti judul video yang diunggah pada akun YouTube-nya.

Video berdurasi 1.58 menit tersebut diunggah Fredo pada akunYouTube Fredography tertanggal 22 Maret 2017. Di kanal keterangan video, Fredo membubuhkan bahwa hak cipta videonya itu dilindungi undang-undang. Dilarang keras memublikasi, menduplikasi atau menyebarkan video itu dalam bentuk apa pun tanpa seizin dan sepengetahuan tertulis dari pemilik akun Youtube Fredography.

“Jangan tanya di mana, akan tetap kami rahasiakan! Tonton sajalah. Bisa jadi penduduk primitif, bisa jadi penuntut ilmu hitam,” tulis Fredo menutup keterangan video yang diunggahnya itu.

Menurut ilmu videografi, gambar yang diambil oleh Fredo masuk kategori snapshot atau pengambilan secara spontan. Video itu terekam melalui kamera action yang seyogyanya dipersiapkan Fredo untuk merekam perjalanan dirinya bersama rekan-rekan.

Serambi mengetahui video tersebut beberapa hari setelah Fredo mengunggah di akun YouTube miliknya. Banyak kalangan melalui media sosial membagi-bagikan video tersebut. Fredo sendiri memberi judul videonya ‘HEBOH ! Kaget ada orang telanjang di hutan Aceh’. Secara konstan, orang yang melihat video Fredo itu terus bertambah sejak video itu viral di media sosial.

Hingga Jumat (7/4) sekira pukul 22.40 WIB, amatan Serambi, video itu sudah ditonton 10.711.256 kali, merupakan jumlah penonton yang cukup besar untuk video yang hanya berdurasi tak sampai dua menit dalam waktu sekira dua pekan. Sebanyak 4.535 komentar juga berseliweran, ada yang berbahasa Indonesia, Inggirs, Rusia, Mandarin, dan ada juga yang berbahasa Aceh. “Selamat mas, videonya laris manis,” tulis salah satu bernama Pradipta Yuwono.

Serambi coba menghubungi Fredo pada Minggu (2/4), namun nomor teleponnya tak aktif. Serambi kemudian coba menghubungi Fredo kembali melalui pesan Facebook. “Asl, bang saya Wartawan Serambi Indonesia. Bang, apa berkenan diwawancara sedikit. Jika tidak mau menyebutkan di mana lokasi tidak apa-apa, itu hak abang. Tapi, kami mau tahu sedikit kronologis abang dan rekan-rekan saat berjumpa dengan sahabat kita itu,” tulis Serambi dalam pesan.

Sayangnya, Fredo hanya menjawab singkat saat membalas pesan Serambi. “Maaf, no comment bang,” tulisnya. Fredo sedari awal memang memilih diam. Dia selaku perekam video yang viral itu tak mau berkomentar. Tak hanya Serambi, beberapa media lain yang menghubungi dirinya, Fredo juga bersikap sama. Dia tak mau berkomentar apa pun.

Sejak video itu viral di YouTube, akun media sosial Fredo mulai dibanjiri komentar dan disukai setiap postingannya oleh netizen lainnya. Amatan Serambi, di akun facebook-nya, setiap postingan selalu disukai tak kurang dari 100 orang, beragam komentar selalu mengarah ke video itu, apalagi saat Fredo memposting sesuatu yang berkaitan dengan video yang berhasil ia rekam tersebut.

Meski tak mau berkomentar ke media, namun Fredo melalui akun Facebooknya tak jarang berkicau terkait hal itu. Pada 26 Maret, misalnya, Fredo memposting sesuatu yang mengundang komentar dari sahabat-sahabatnya dalam jaringan Facebook. “Dan ternyata ada yang coba-coba mencari detail lokasi, silahkan saja. Yang jelas demi kelestarian dan kesinambungan alam, terpaksa kami diam,” tulis Fredo.

“Jika boleh saya ceritakan apa yang saya alami (termasuk hal-hal di luar nalar) beberapa hari belakangan ini, sebaiknya urungkan niat Anda mencarinya. Barangkali saya ditakdirkan kuat, namun belum tentu dengan Anda. Carilah Allah, jangan mencari makhluk,” tulis Fredo.

Baru-baru ini, pada 4 April lalu, Fredo juga memposting sesuatu terkait hal itu pada dinding facebooknya. Fredo tampak menunjukkan bahwa video yang diunggahnya itu sudah ditonton 10 juta orang. “Alhamdulillah, hebohnya sudah reda, videonya melandai di angka 10 juta viewer. Mari kita kembali fokus urusan masing-masing dan masih banyak urusan lain yang lebih urgensi tentang negara ini. Biarkan video itu tetap jadi misteri,” tutup Fredo pada dinding Facebooknya. (dan) (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id