Diplomat Italia Masuk Islam di Aceh | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Diplomat Italia Masuk Islam di Aceh

Diplomat Italia Masuk Islam di Aceh
Foto Diplomat Italia Masuk Islam di Aceh

BANDA ACEH – Diplomat Italia, Giovanni Serritella mengucap dua kalimat syahadat menandai memeluk agama Islam di Masjid Fathun Qarib, Kompleks UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Sabtu (8/4). Pria kelahiran Morbegno, Italia, 9 Januari 1962 ini, mengucapkan sendiri syahadatain disaksikan Prof Yusny Saby PhD dan Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim MA, imam masjid serta calon istri beserta keluarga dari Banten.

Beralihnya Giovanni menjadi pemeluk Islam, meninggalkan agama Katolik yang dianutnya selama ini tidak lepas dari komunikasi intens dan hubungan yang dibangun oleh Prof Yusny Saby. Mantan Rektor UIN Ar-Raniry ini mengaku telah mengenal Giovanni sekitar 10 tahun lalu, saat pria ini masih menjadi Tim Uni Eropa dan berkantor di Keutapang, Banda Aceh.

“Sebenarnya keinginan beliau (Giovanni-red) ingin memeluk Islam itu telah lama diungkapkan kepada rekannya, Pak Reza. Itu sudah diutarakan lebih 10 tahun lalu pada saat masih di Kuala Lumpur, itu yang kami tahu. Beliau mengaku senang dengan Islam dan segala ajarannya,” kata Yusni Saby.

Lalu, di sisi lain, pada saat Giovanni bertugas di Aceh dan Prof Yusny Saby mengenalnya dekat, keduanya sering diskusi dan berkomunikasi. Bahkan dalam pandangan Prof Yusny, Giovanni sahabat sekaligus saudara dan anak baginya. Banyak hal positif yang diajarkan kepada Giovanni dan itu membuat hubungan antara keduanya terbangun sampai saat ini. “Lalu beliau pernah mengungkapkan rasa senangnya terhadap orang Islam, orang Aceh serta komunikasi yang sopan dan beretika yang disampaikan oleh setiap Muslim yang pernah ditemuinya di Aceh,” sebut Yusny dengan menambahkan, seiring berakhirnya tugas Giovanni di Aceh, komunikasi dirinya dan diplomat Itali itu tetap terbangun.

Diceritakan Yusny, sekitar tiga tahun lalu Diplomat Italia tersebut diundang ke UIN Ar-Raniry memberi kuliah umum di pascasarjana. Saat itu Giovanni menjelaskan bagaimana wujud Allah, baqa dan kalam Allah serta bagaimana proses pembaharuan alam. Hal yang diungkapkan Giovanni memberi kesan mendalam tentang penguasaan ajaran Islam.

Pensyahadatan Giovanni ikut disaksikan calon istrinya, Santi Susilawati dan keluarganya dari Banten. Giovanni dan Santi dijadwalkan melangsungkan pernikahan hari ini, Minggu (9/4), pukul 10.00 WIB di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

Menurut Yusny Saby, Giovanni pernah menikah namun istrinya meninggal dunia beberapa tahun lalu. Kini, lelaki tersebut melaksanakan pernikahan yang kedua dengan gadis asal Banten ketika pria Italia itu sudah memeluk Islam.(mir) (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id