Bocah Hydrocephalus Kritis | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Bocah Hydrocephalus Kritis

Bocah Hydrocephalus Kritis
Foto Bocah Hydrocephalus Kritis

MEULABOH – Hasballah (7), bocah asal Desa Alue Perman Kecamatan Woyla Barat Aceh Barat yang menderita gizi buruk dan pembesaran kepala karena penumpukan cairan (hydrocephalus) semakin kritis. Hingga kemarin Hasballah masih terbaring di rumahnya. Informasi diperoleh Serambi Hasballah yang merupakan anak keenam dari tujuh bersaudara pada November 2016 silam sempat dirujuk ke RSU Zainal Abidin Banda Aceh.

Bahkan di Banda Aceh ia pernah mendapat bantuan dana dari Darwati A Gani, anggota DPRA. Bahkan sebelumnya pernah dirawat di RS Cut Nyak Dhien Meulaboh. Selama pengobatan di RSUZA Hasballah juga pernah menjalani operasi. Pascaoperasi Hasballah kembali dibawa pulang ke Aceh Barat dalam kondisi dipasang selang Naso Gastric Tube melalui hidung untuk makanan.

“Sejak sebulan terakhir selang NGT tersebut dibuka untuk diganti. Tetapi pihak keluarga menolak untuk dipasang lagi,” kata Kepala Puskesmas Pir Batee Puteh Woyla Yeswasdi. Dia katakan pihak Puskesmas juga sudah meminta keluarga untuk membawa kembali Hasballah ke RS Cut Nyak Dhien karena kondisinya semakin memburuk. Tetapi keluarga juga tidak bersedia dan hanya bertahan di rumah.

Meski demikian pihak petugas Puskesmas tetap mengunjungi Hasballah untuk memantai kondisinya. “Kita sudah berulang kali membujuk. Pernah kita datang dengan pihak kecamatan dan desa. Juga tidak mau,” katanya.

Yeswardi mengatakan sudah menyampaikan persoalan ini ke Dinas Kesehatan. Ia berharap keluarga dapat membawa Hasballah sehingga kondisinya tidak semakin memburuk kondisinya. Apalagi sejak selang NGT dilepas makanan kurang masuk dalam tubuhnya sehingga semakin kurus. “Saran dokter di RSUZA ketika dibawa pulang dari Banda Aceh malah selang NGT harus tetap dipasang sebagai saluran makanan,” ujarnya.(riz) (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id