Napi Pelarian dari LP Jantho Ditangkap Warga karena Cabuli Anak di Bawah Umur   | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Napi Pelarian dari LP Jantho Ditangkap Warga karena Cabuli Anak di Bawah Umur  

Napi Pelarian dari LP Jantho Ditangkap Warga karena Cabuli Anak di Bawah Umur   
Foto Napi Pelarian dari LP Jantho Ditangkap Warga karena Cabuli Anak di Bawah Umur  

URI.co.id, IDI – Rus (31), napi kasus narkoba yang melarikan diri dari Lembaga Permasyarakatan (LP) Jantho, Aceh Besar, Mei 2014 lalu ditangkap warga Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Jumat (7/4/2017) sekitar pukul 22.30 WIB, karena membawa lari dan mencabuli anak di bawah umur.

Rus juga tercatat sebagai warga di Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur.

Sebelumnya Rus membawa lari anak warga dari kecamatan setempat sebut saja Bunga 17 th –nama samaran—pada 31 Maret 2017 dan mengantarkannya pulang Jumat 7 April 2017, dan warga mengamankannya Jumat malam itu juga sekitar pukul 22.30 WIB.

Warga yang mengamankan Rus melaporkannya ke Polsek Ranto Peureulak. Kemudian, anggota Polsek mengamankan Rus ke Mapolsek setempat. 

Proses penyelesaian dilanjutkan ke tahap mediasi yang difasilitasi Kapolsek Peureulak, Iptu M Musa yang dihadiri keuchik dan keluarga dari kedua belah pihak. 

Hasil dari mediasi ini keluarga dari kedua belah pihak sepakat agar anaknya dinikahkan.

“Rus juga mengakui sempat melakukan hubungan badan waktu membawa lari Bunga (nama samaran),” ungkap Iptu M Musa dalam siaran pers yang diterima URI.co.id, Jumat.

Selain itu, jelas Kapolsek, Rus juga mengaku bahwa ia merupakan narapidana yang melarikan diri dari LP Jantho, Aceh Besar, bersama tiga temannya Mei 2014 lalu.

Sebelumnya 2013 lalu, jelas Kapolsek, Rus ditangkap oleh Sat Narkoba terkait kasus narkoba. Kemudian setelah menjalani 6 bulan dari 5 tahun hukumannya ia dipindahkan ke LP Jantho.

“Dua bulan di LP Jantho kemdian ia bersama tiga temannya melarikan diri. Sekarang ia telah diamankan di Mapolres Aceh Timur untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas Iptu M Musa. (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id