Pencoblos Ganda Tetap Dihukum 3 Tahun | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pencoblos Ganda Tetap Dihukum 3 Tahun

Pencoblos Ganda Tetap Dihukum 3 Tahun
Foto Pencoblos Ganda Tetap Dihukum 3 Tahun

MEULABOH – Pengadilan Tinggi (PT) Aceh tetap menjatuhi vonis penjara terhadap Darwis selama 36 bulan (3 tahun) penjara, dan denda Rp 36 juta subsidair 1 bulan kurungan dalam kasus coblos ganda pada pilkada bupati dan gubernur 15 Februari 2017 silam. Vonis hakim PT tersebut menguatkan putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Meulaboh.

Salinan putusan PT Aceh pada Jumat kemarin sudah diterima pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Aceh Barat. “Vonis PT dalam putusan banding menerima banding penasehat hukum terdakwa dan JPU. Menguatkan putusan PN Meulaboh,” ujar Mawardi SH, JPU Kejari Aceh Barat kepada Serambi kemarin.

Sebelumnya, vonis PN Meulaboh dibacakan dalam sidang Senin 13 Maret 2017. Darwis dijatuhi vonis 36 bulan (3 tahun) penjara, serta denda Rp 36 juta subsidair 1 bulan kurungan. Vonis ini hampir sama dengan tuntutan JPU yang menuntut pidana penjara 36 bulan dan denda Rp 36 juta, subsidair 3 bulan kurungan.

Sidang dipimpin oleh hakim ketua M Tahir SH didampingi hakim anggota T Latiful SH dan Al-Qudri SH. Sedangkan terdakwa Darwis didampingi Penasihat Hukum Said Attah SH. Sementara JPU dari Kejari Aceh Barat adalah Ronald Reagan Siagian SH, Dedek Sumarta Suir SH, dan Mawardi SH.

Kasus itu berawal dari laporan M Dahlan, warga Manggi Kecamatan Panton Reu yang melaporkan Darwis ke Panwaslih Aceh Barat. Kasus itu diteruskan Panwaslih ke Polres Aceh Barat dan berujung ke jaksa hingga ke pengadilan. Darwis mengaku ia sudah mencoblos sesuai DPT (daftar pemilih tetap) di kampung kelahirannya di Desa Babah Iseng Kecamatan Pante Ceureumen. Lalu, saat pulang ke Desa Manggi Kecamatan Panton Reu (tempat Darwis dan istri menetap), ia mendengar pengumuman di masjid sehingga kembali mendatangi TPS (tempat pemunggutan suara) di desa tersebut dan memberikan suaranya.(riz) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id