Massa Minta PLN Bayar Ganti Rugi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Massa Minta PLN Bayar Ganti Rugi

Massa Minta PLN Bayar Ganti Rugi
Foto Massa Minta PLN Bayar Ganti Rugi

* Aksi Mahasiswa di Kantor PLN Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Puluhan mahasiswa yang menamakan diri Koalisi Mahasiswa Pase (KOMPas), berdemo ke Kantor PLN Area Lhokseumawe, Jumat (7/4) pagi. Dalam aksi itu, massa antara lain menuntut PLN membayar ganti rugi kepada masyarakat akibat pemadaman bergilir yang terus menerus dilakukan sampai saat ini.

Pantauan Serambi, sekitar pukul 9.30 WIB, mahasiswa dengan mengusung sejumlah spanduk berkumpul di halaman Hotel Lido Graha. Selanjutnya mereka bergerak ke Kantor PLN Lhokseumawe yang terletak di seberang jalan. Di depan kantor itu mereka berorasi silih berganti.

Koordinator Aksi Khairul Rizal mengatakan, pemadaman listrik di seluruh Aceh sudah berlangsung lama. Pemerintah dinilai kurang peduli terhadap persoalan ini. Akibat seringnya pemadaman listrik, kata Khairul, bukan hanya menimbulkan ketidaknyamanan, tapi juga kerusakan peralatan elektronik milik masyarakat.

Selain itu, risiko terjadinya musibah kebakaan juga tinggi. Kondisi kemanan juga rawan karena di seluruh jalan raya gelap gulita. “Kenyataan sekarang ini PLN memadamkan listrik hampir lima jam setiap hari, bahkan ada yang lebih,” katanya.

Terhadap kondisi itu, massa meminta PLN segera menuntaskan perbaikan mesin listrik, dan mengumumkan terlebih dahulu kepada masyarakat bila akan melakukan pemadaman. PLN juga diminta membayar ganti rugi masyarakat. Satu hari padam, PLN harus menggratiskan satu bulan pembayaran rekening listrik.

Selain itu, massa juga mendesak pemerintah menurunkan tarif dasar listrik karena pelayanannya tidak memuaskan. Mahasiswa juga meminta manajer PLN dicopot jika tak sanggup menyelesaikan masalah tersebut.

Tidak lama kemudian, unsur manajemen PLN Lhokseumawe menemui pendemo. Setelah mendengat tuntutan massa, Manajer PLN Area Lhokseumawe, Arif, memberikan penjelasan terkait seringnya pemadaman listrik selama ini. Setelah mendengar penjelasan itu, sekitar pukul 11.00 WIB, para pendemo membubarkan diri.

Sementara itu, General Manajer PLN Area Lhokseumawe, Arif, menjelaskan, pemadaman listrik yang terjadi sekarang ini akibat adanya pemeliharaan pada pembangkit di Nagan Raya dan PLMTG Arun Lhokseumawe. Menurut Arif, proses pemeliharan ditargetkan akan segera rampung, sehingga pasokan arus listrik akan kembali normal.(bah) (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id