Mohammad Baraka Dijuluki Sebagai Pria Terkuat di Jalur Gaza | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Mohammad Baraka Dijuluki Sebagai Pria Terkuat di Jalur Gaza

Foto Mohammad Baraka Dijuluki Sebagai Pria Terkuat di Jalur Gaza

aceh.Uri.co.id, GAZA CITY — Kisah Samson si orang kuat tampaknya terulang di Jalur Gaza, kali ini dalam sosok seorang pemuda bernama Mohammad Baraka.

“Ayo Samson… ayo!” demikian puluhan orang berteriak menyemangati pemuda berusia 20 tahun itu saat berusaha menarik sebuah truk tangki seberat 15 ton.

Baraka memang bukan seorang binaragawan profesional. Namun, mahasiswa tahun kedua jurusan turisme dan hotel di Universitas Teknik Palestina di Deir al-Balah, Jalur Gaza, ini adalah pahlawan bagi warga setempat.

Dia menjadi bintang lokal setelah foto-foto yang memamerkan kekuatannya diunggah ke Facebook dan tersebar ke banyak warga Gaza.

Kini, Baraka bermimpi meninggalkan wilayah kantong Palestina yang terkunci itu dan menjadi bintang ternama internasional.

Kekuatannya yang di atas rata-rata membuat Baraka mendapat julukan Samson dari Gaza.

Namun, Baraka lebih senang disebut Jason dari Gaza, sesuai dengan bintang film laga idolanya, Jason Statham.

“Saya sangat yakin ada kekuatan besar di dalam diri saya, dan saya mulai mengembangkannya,” ujar Baraka.

Saat Baraka beraksi setiap akhir pekan, arus lalu lintas di Deir al-Balah macet total. Pengendara kendaraan bermotor berhenti, dan anak-anak yang hendak berangkat sekolah juga menunda perjalanan mereka.

Mereka menonton Baraka menarik sebuah truk berwarna kuning dengan cara menggigit tali yang diikatkan ke kendaraan besar tersebut.

Hebatnya, Baraka berhasil menarik truk besar itu sejauh 50 meter. Penonton pun bertepuk tangan meriah.

“Saya sangat senang bisa menarik truk itu dan membuat anak-anak gembira,” kata pemuda itu.

Tak berhenti di sana, Baraka kemudian berbaring telentang. Dia mengencangkan otot perutnya, dan beberapa saat kemudian beberapa bilah pisau dijatuhkan ke perut pemuda itu dari ketinggian satu meter.

Kemudian, dia menaruh beberapa tumpuk batu bata di dadanya. Beberapa temannya lalu menghancurkan batu bata itu dengan menggunakan palu besar.

“Sebagian orang memercayai kekuatannya, sebagian lain memperdebatkannya. Namun, yang jelas, semua orang terlihat kagum,” kata Kamal, ayah kandung Baraka.

“Kekuatan anak itu ada di dalam dirinya, bukan berasal dari otot atau latihan keras,” tambah Kamal.

Ternyata, “hobi” Baraka bukan hanya menarik truk atau menahan pisau di perutnya. Dia juga gemar berjalan di atas paku dan melakukan kegiatan ekstrem lainnya. (Reuters) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id