Keuchik Kuta Blang Jadi Tersangka Pungli | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Keuchik Kuta Blang Jadi Tersangka Pungli

Keuchik Kuta Blang Jadi Tersangka Pungli
Foto Keuchik Kuta Blang Jadi Tersangka Pungli

LHOKSEUMAWE – Tim Saber Pungli Polres Lhokseumawe, Kamis (6/4), menetapkan Keuchik dan Kasi Pelayanan Desa Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe sebagai tersangka dalam dugaan kasus pemerasan. Keduanya diamankan polisi dalam operasi tangkap tangan (OTT) di kantor keuchik tersebut, Rabu (5/4).

Keuchik berinisial MY dan Kasi Pelayanan berinisal AS, ditahan di Mapolres Lhokseumawe. “Tim terus melakukan pengembangan sehingga tidak tertutup kemungkinan ada tersangka baru,” kata Ketua Tim Saber Pungli Provinsi Aceh, Kombes Darmawan S dalam konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, kemarin.

Dijelaskan, MY ditetapkan tersangka atas dasar dugaan menyuruh bawahannya melakukan pungli pada masyarakat yang hendak mengurus berbagai izin di kantor keuchik. Sedangkan AS ditetapkan sebagai tersangka karena melaksanakan perintah keuchik. “Sementara ini keduanya dijerat Pasal 468 KUHPidana tentang pemerasan,” ujarnya.

Dalam OTT tersebut, polisi mengamankan uang Rp 2,6 juta, satu unit komputer, surat izin, kotak uang, handphone dan barang-barang lainnya. “Berdasarkan keterangan yang dihimpun, dugaan pungli itu sudah berlangsung sejak tahun 2015,” ujarnya.

Darmawan menambahkan, sampai saat ini sudah 15 kali OTT di wilayah Aceh, seperti di Aceh Tenggara, Aceh Tamiang, Aceh Besar, Langsa, dan lainnya. “Keberhasilan OTT ini karena adanya kerja sama antara tim saber pungli dengan masyarakat. Kita harapkan masyarakat yang mengetahui adanya upaya pungli di tempat pelayanan publik agar segera menghubungi kami,” demikian Kombes Darmawan.

Diberitakan sebelumnya, Tim Saber Pungli Polres Lhokseumawe, Rabu (5/4) melakukan OTT di Kantor Keuchik Kuta Blang. Operasi itu dilakukan atas laporan adanya pungli terhadap masyarakat saat mengurus berbagai keperluan administrasi di kantor keuchik tersebut.(bah) (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id