PDDA Gelar Diskusi Perbankan Syariah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

PDDA Gelar Diskusi Perbankan Syariah

PDDA Gelar Diskusi Perbankan Syariah
Foto PDDA Gelar Diskusi Perbankan Syariah

BANDA ACEH – Pemuda Dewan Dakwah Aceh (PDDA) bekerja sama Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al-Ahkam Fakultas Hukum (FH) (Unsyiah), Banda Aceh, menggelar diskusi publik di Ruang Video Teleconference FH Unsyiah, Kamis (6/4). Diskusi berjudul “Perbankan Syari’ah, Syari’ahkah?” tersebut diikuti ratusan peserta yang didominasi mahasiswa.

Adapun narasumbernya, Pembantu Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Febi) UIN Ar-Raniry, Dr Muhammad Yasir Yusuf MA, Direktur Syariah Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman, dan dipandu moderator Subur Dani yang juga wartawan Serambi. Diskusi turut dihadiri nasabah Bank Aceh Syariah, Budi Azhari yang merasa ‘dicekik’ oleh bank pemerintah Aceh itu.

Dr Muhammad Yasir mengatakan bahwa persoalan bank syariah bukan hal baru yang dibahas di Indoensia bahkan dunia. Sejak beberapa tahun lalu katanya, persoalan bank syariah sudah dibahas oleh ahli-hali perbankan Islam. “Ada buku yang ditulis Doktor Ermiadi yang kesimpulannya disebut bahwa bank syariah di Indonesia belum syariah,” kata Yasir.

Dia juga mengibaratkan pegawai bank syariah merupakan orang berbaju putih, yang jika terkena sedikit noda akan tampak jelas di mata masyarakat. “Tapi ingat, ketika kita mengatakan bank itu tidak syariah, harus ada parameternya,” dan menyebut secara legalitas bank syariah diatur dalam UU nomor 21 tahun 2008.

Sementara itu, Haizir Sulaiman mengumpamakan Bank Syariah layaknya mushala kotor yang harus dibersihkan. “Perbankan syariah yang masih bermasalah itu harus diperbaiki, jangan pula ditinggalkan. Hal ini menjadi tugas seluruh masyarakat Aceh dan pemerintah,” kata dia.

Ketua PDDA, Basri Efendi mengatakan, diskusi tersebut untuk mengangkat isu perbankan berbasis syariah masih menjadi buah bibir di masyarakat Aceh, terutama setelah disahkannya qanun tentang perbankan syariah di Aceh. “Saya ucapkan terima kasih kepada semua peserta, semoga diskusi ini ada manfaat bagi kita semua,” pungkas Basri Efendi. (fit) (uri/evo/stuti/RA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id