Keunikan Yaman Dipuji Dunia | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Keunikan Yaman Dipuji Dunia

Keunikan Yaman Dipuji Dunia
Foto Keunikan Yaman Dipuji Dunia

OLEH EZI AZWAR ANZARUDDIN, alumnus Ummul Ayman, mahasiswa Al-Ahgaff asal Tongperia, Pidie, melaporkan dari Yaman

YAMAN merupakan sebuah negeri peradaban yang sudah ada sejak ribuan tahun silam. Tak heran jika ribuan situs sejarah masih tersimpan rapi di negara yang dijuluki Negeri Saba’ ini.

Peninggalan-peninggalan sejarah di Yaman masih bisa kita nikmati dengan mata, seperti: bekas istana Kerajaan Saba’ atau yang lebih dikenal dengan istana Kerajaan Putri Balqis, pusara makam Nabi Hud as, peninggalan kaum ‘Ad, peninggalan kerajaan Himyar, dan banyak situs sejarah lainnya.

Selain karena situs sejarahnya, Yaman juga mendapat applause dunia karena memiliki keunikan dan keagungan tersendiri. Mulai dari disiplin ilmu, kebudayaan, arsistektur bangunan, hingga keindahan alam juga menjadi daya tarik tersendiri. Karena keunikannya, beberapa tempat di Yaman mendapat penghargaan dunia dan dijadikan sebagai warisan dunia oleh Unesco.

Pada kesempatan ini saya akan ingin berbagi tentang tempat-tempat unik di negara Yaman yang dipuji dunia internasional. Salah satu tempat di Yaman yang menggiurkan dunia adalah Kota Syibam. Kota ini merupakan kota kuno yang tersohor karena keunikan arsistektur bangunannya. Siapa yang tahu, ratusan bangunan di kota ini terbuat dari bahan dasar tanah liat. Tinggi bangunan yang mencapai 53 meter menjadikan Kota Syibam sebagai kota yang didirikan dengan tanah liat tertinggi di dunia.

Oleh para sejarawan Barat, Kota Syibam dijuluki sebagai “kota pencakar langit tertua di kolong langit” atau “Manhattan di tengah padang pasir”. Kota tua yang memiliki sekitar 500 rumah ini masih berdiri kokoh meski sudah berumur 600 tahun lebih. Kota Syibam adalah kota pertama yang memperkenalkan the principle of vertical construction (pola pengembangan permukiman secara vertikal).

Pada tahun 1982 M, Unesco memasukkan Kota Syibam ke dalam daftar warisan dunia. Pada tahun 1988 M, Kementerian Kebudayaan dan Penerangan Republik Yaman meresmikan Kota Syibam sebagai warisan dunia dalam sebuah seminar yang dihadiri beberapa delegasi mancanegara.

Kota Syibam bukan hanya lagi milik Yaman semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab dunia.

Selain Kota Syibam, Yaman juga memiliki tempat lain yang juga dinobatkan sebagai warisan dunia, yaitu Pulau Sucotra. Jika Kota Syibam terkenal karena keunikan arsitektur bangunannya, Pulau Sucotra justru tersohor karena keindahan alamnya.

Pulau Sucotra terletak di sekitar Samudra Hindia dan memiliki luas 3.796 km2. Sekitar 80 km sebelah timur tanduk Afrika atau sekitar 380 km sebelah selatan dari Jazirah Arab. Dari laut lepas Yaman sendiri, pulau ini berjarak 250 km.

Sucotra adalah sebuah pulau nan indah dan unik yang memiliki ratusan flora dan fauna endemik (jenis yang tidak ditemukan di tempat lain selain tempat asalnya). Salah satu flora endemik milik Sucotra adalah pohon Drasaena cinnabari atau lebih dikenal dengan pohon darah naga.

Pohon ini sangat unik dan ajaib. Getahnya yang berwarna merah bisa dijadikan obat berbagai macam penyakit. Pohonnya tumbuh menjulang tinggi, dihiasi dahan dan daun yang hanya berada di atas. Bentuknya persis seperti payung raksasa. Alkisah, pohon darah naga ini merupakan pohon yang tumbuh akibat perkelahian Qabil dan Habil yang berujung dengan meninggalnya Habil. Warna merah pohon tersebut disebut-sebut sebagai perwujudan darah Habil.

Pulau yang sering disebut sebagi tempat dikurungnya Dajjal ini juga memiliki gua-gua dengan stalagtit dan stalagmit yang indah dan memukau. Juga dilengkapi dengan keindahan pantai pasir kuning keemasan. Tepat pada tahun 2008, Unesco memasukkan Pulau Sucotro ke dalam daftar warisan dunia.

Bukan hanya mendapat applause dunia kerena keindahan alam dan keunikan arsitektur bagunannya, kota di Yaman juga dipuji karena keilmuan dan kebudayaannya. Pada tahun 2010, ISESCO (Islamic Educational Scientific And Cultural Organization) menobatkan salah satu kota di Yaman sebagai “kota ilmu dan kebudayaan”. Kota yang dimaksud adalah Kota Tarim.

Kota yang terletak di Provinsi Hadhramaut ini, memiliki lima institusi yang menerima pelajar asing. Mulai dari pelajar asal Asia, Afrika, Eropa, Australia, hingga Amerika, semuanya ada di Tarim. Saya sendiri sangat bersyukur karena bisa belajar di kota ini.

Inilah sekelumit tempat-tempat unik di Yaman yang dipuji dunia. Akhirul kalam, semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi semua pembaca, khususnya bagi syedara lon yang na di Seuramoe Mekkah. Saleum aneuk nanggroe!

* Bila Anda punya informasi menarik, kirimkan naskah dan fotonya serta identitas Anda ke email: [email protected] (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id