Tim Saber Pungli Sita Rp 1,3 Juta di Kantor Keuchik Kuta Blang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Tim Saber Pungli Sita Rp 1,3 Juta di Kantor Keuchik Kuta Blang

Tim Saber Pungli Sita Rp 1,3 Juta di Kantor Keuchik Kuta Blang
Foto Tim Saber Pungli Sita Rp 1,3 Juta di Kantor Keuchik Kuta Blang

LHOKSEUMAWE – Tim Saber Pungli Polres Lhokseumawe menyita uang Rp 1.368.000 di Kantor Keuchik Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, Rabu (5/4) pukul 11.00 WIB. Uang itu diduga hasil pengutan liar (pungli) pada warga yang mengurus berbagai keperluan administrasi. Polisi juga membawa keuchik dan empat pegawai kantor itu untuk diperiksa.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, Kasat Reskrim AKP Yasir SE mengatakan, selama ini ada informasi dari masyarakat bahwa terjadi pungli di kantor keuchik tersebut, terhadap warga yang mengurus berbagai keperluan adminitrasi. Jika warga tidak menyetor, pengurusannya dipersulit.

Lalu, polisi memantau aktivitas di kantor itu dengan menyamar sebagai warga. Saat ada warga yang mengurus izin dan menyetor uang, tim langsung bergerak. Di laci meja seorang pegawai kantor itu, polisi menemukan uang yang diduga dari hasil pungli. Selain itu, uang juga ditemukan dalam kotak lainnya. Totalnya Rp 1.368.000.

Selanjutnya, polisi menyita uang dan sejumlah dokumen di kantor keuchik itu. Polisi membawa keuchik dan empat pegawai yang sedang bertugas ke Mapolres untuk dimintai keterangan. “Kasus ini masih kita dalami, dan belum ada yang kita tetapkan sebagai tersangka,” ujarnya.

Sementara itu, Keuchik Kuta Blang, M Yulizar SE kepada Serambi menegaskan bahwa selama ini tidak ada pungli terhadap masyarakat yang hendak mengurus berbagai keperluan administrasi. Bahkan larangan pungli sudah diintruksikan berulang kali kepada seluruh bawahannya.

Terkait kotak berisi uang, menurutnya, kotak itu sengaja disediakan bagi warga yang ingin memberikan uang secara ikhlas setelah mengurus keperluannya di kantor keuchik. “Tidak ada unsur paksaan. Uang di dalam kotak kita buka setahun sekali. Sebagian kecil kita berikan untuk uang minum pekerja, selebihnya disumbangkan ke masjid,” jelas Yulizar.(bah) (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id