Dibantu Tablet, Haikal Ucapkan Terimakasih | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Dibantu Tablet, Haikal Ucapkan Terimakasih

Dibantu Tablet, Haikal Ucapkan Terimakasih
Foto Dibantu Tablet, Haikal Ucapkan Terimakasih

URI.co.id, IDI – Muhaikal (3,8 tahun) bocah yang terlahir tanpa kedua tangan mengucapkan terimakasih kepada pihak yang telah membantunya tablet dan uang tunai.

“Terimakasih,” ungkap Haikal usai menerima bantuan tablet dan uang tunai, di rumahnya di Gampong Keude Blang, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, Rabu (5/4/2017).

Haikal mengaku senang. Kini ia telah memiliki tablet dan sudah bisa belajar.

“Senang sudah bisa belajar. Belajar mengaji, baca doa, dan menghitung,” ungkapnya.

Rabu pagi, Fazil yang merupakan pengusaha muda di Aceh Timur, didampingi TKSK Idi Rayeuk Rahmat Hidayat, menyerahkan bantuan tablet kepada Haikal.

“Saya kasihan dengan Haikal. Meski tanpa kedua tangan tapi ia lincah, dan lebih aktif dari anak-anak yang lebih sempurna lainnya. Semoga dengan tablet ini ia bisa belajar lebih bijak lagi,” ungkap Fazil kepada URI.co.id

Sementara siangnya, Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Safaruddin SH melalui perwakilnya di Aceh Timur menyerahkan sejumlah uang tunai kepada Haikal.

Bantuan uang tunai itu diserahkan Yara Aceh Timur, Tgk Indra Kusmeran, dan Basri, didampingi TKSK Idi Rayeuk, Rahmat Hidayat, dan diterima oleh ibu dan ayahnya Nur Aida dan Indra Purnama.

Safaruddin, mengaku keprihatinnya terhadap Haikal muncul saat ia melihat foto Haikal tersenyum lepas yang dimuat di halaman ke-1 media Seramdi Indonesia, edisi Senin 3 April 2017.

“Pertama saya lihat senyum Haikal itu luar biasa, ia senyum tanpa beban. Ini yang membuat kita berfikir,  bahwa ia tanpa kedua tangan saja tetap kuat. Tapi, kenapa kita yang sehat ini, terlalu memikirkan hidup ini,” ungkap Safaruddin.

Bahkan, kata Safar, Haikal tanpa kedua tangan tetap mandiri.

“Ini yang menjadi inspirasi bagi kita,” ungkap Safaruddin.

Semoga bantuan yang diberikan, harap Safaruddin, bisa digunakan Haikal untuk kebutuhannya.

“Semoga ke depan kita tetap bisa membantu Haikal dan orang lain yang senasib sama dengannya,” harap Safaruddin.

Terkait bantuan ini, ibunda Haikal, Nur Aida (27) juga mengucapkan terimakasih kepada pihak yang telah perduli terhadap anaknya.

“Saya senang. Syukur kepada Allah karena sudah ada yang perduli dengan Haikal,” ungkap Nur Aida.

Muhaikal (3,8 tahun) merupakan anak pertama dari pasangan Indra Purnama (31) dan Nur Aida (27) warga Gampong Keude Blang, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur.

Muhaikal merupakan bocah yang memiliki keterbatasan diri yang terlahir tanpa kedua tangan.

Meski tanpa kedua tangan, tapi ia sudah mandiri, ia sudah bisa makan, minum, dan mandi sendiri menggunakan kedua kakinya.

Ia memiliki cita-cita yang tinggi. Ia ingin menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa. (uri/ilati/sra/MU)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id