Satu Lagi Senjata Kasus Peunaron Disita Polisi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Satu Lagi Senjata Kasus Peunaron Disita Polisi

Satu Lagi Senjata Kasus Peunaron Disita Polisi
Foto Satu Lagi Senjata Kasus Peunaron Disita Polisi

BANDA ACEH – Pihak Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Aceh kembali menyita satu senjata laras panjang yang diduga digunakan oleh pelaku pada kasus penembakan di Gampong Peunaron Baru, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur 5 Maret 2017. Senjata itu diketahui setelah polisi menginterogasi AI, tersangka yang menyerahkan diri ke pihak Kodam IM, Sabtu lalu.

“Setelah AI diperiksa ternyata ia mengaku masih menyimpan satu pucuk senjata M-16. Dia menguburkan di lahan perkebunan kelapa sawit di Desan Kebun Tempeun, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur,” kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan kepada Serambi, kemarin.

Mendengar pengakuan itu, tim langsung bergerak ke Aceh Timur dengan memboyong AI untuk menunjuk lokasi di mana ia mengubur senjata tersebut. Selasa (4/4) sekira pukul 01.30 WIB polisi menemukan senjata itu dan langsung mengamankannya. “Saat digali oleh penyidik, ternyata memang betul ada M-16 yang dikubur oleh AI di sana,” kata Goenawan.

Selain M-16, di lokasi itu polisi juga menyita empat magasin, 127 butir peluru aktif, satu tas pinggang warna hitam, dan satu karung putih dan plastik hitam. Barang bukti tersebut kemudian langsung dibawa ke Polda Aceh untuk pengembangan lebih lanjut.

Lantas, siapa sebenarnya AI, mengapa ia menyimpan senjata, padahal sebelumnya saat ia menyerahkan diri ke Detasemen Intelijen (Denintel) Kodam IM juga menyerahkan sepucuk senjata M-16 plus satu magasin dan 20 butir amunisi aktif berkaliber 5,56 mm. Serambi menanyakan, apakah AI sebagai eksekutor dalam insiden itu, namun Goenawan lagi-lagi mengatakan AI bukan eksekutor. “Tidak, bukan, dia hanya ikut. Mereka satu tim, dia tahu (senjata),” sebutnya.

Untuk diketahui, dengan menyerahnya AI ke Kodam IM, ada tiga tersangka yang telah ditahan polisi untuk kasus penembakan Peunaron. Sementara pelaku yang masih buron adalah C dan Z. “Kita masih mengejar, sementara ada lima pelaku, itu yang sudah teridentifikasi sesuai hasil penyelidikan kita,” kata Goenawan.

Serambi juga menanyakan, apakah sejauh ini–dengan bukti senjata yang ada–polisi sudah mencocokkan selongsong peluru yang didapat di rumah korban malam itu, Goenawan belum mau mengatakan hal tersebut. “Itu nanti akan diperiksa khusus oleh forensik, akan dikembangkan lagi dan terus dikroscek,” pungkas Goenawan. (dan) (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id