KKR Serukan Aceh Kembali Bersatu | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

KKR Serukan Aceh Kembali Bersatu

KKR Serukan Aceh Kembali Bersatu
Foto KKR Serukan Aceh Kembali Bersatu

* Usai Keluarnya Putusan MK

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh, Muhammad MTA, menyerukan kepada seluruh komponen agar Aceh kembali bersatu menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Dengan adanya keputusan MK terkait sengketa hasil Pilkada Aceh, maka secara hukum Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah dinyatakan sah sebagai gubernur dan wakil gubernur Aceh periode 2017-2022,” katanya di Jakarta, Selasa (4/4).

Disebutkan, putusan MK tersebut bersifat final dan mengikat, dan bagian yang tidak terpisahkan dari tahapan Pilkada Aceh. “Dengan adanya keputusan ini, saatnya meninggalkan semua perbedaan dan mari berfikir dan bertindak untuk persatuan Aceh,” kata Muhammad MTA.

Menurut MTA, yang membanggakan sebenarnya adalah Pilkada Aceh berlangsung aman dan damai dibandingkan dengan pilkada periode lalu. “Secara keseluruhan Pilkada berjalan sangat aman, damai. Ini sangat membanggakan kita,” katanya.

Ditambahkan pula bahwa proses hukum yang berlangsung di MK merupakan edukasi politik dan hukum yang baik bagi masyarakat Aceh, bahwa hukum adalah mahkota dari semua permasalahan yang dihadapi.

Kepada pihak yang menang, Muhammad MTA mengharapkan agar terus menggalang rekonsiliasi dengan semua pemangku kepentingan di Aceh demi mewujudkan masa depan Aceh yang berperadaban.

Ia secara khusus menyampaikan selamat kepada KIP di semua levelnya, panwaslih, aparat keamanan Polri/TNI yang sangat profesional, serta semua pihak yang telah berkonstribusi besar dalam mewujudkan Pilkada Aceh yang damai.

Terpisah , Ketua Umum Pengurus Wilayah (PW) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh, Tuanku Muhammad, mengajak semua pihak agar fokus membangun Aceh di bawah gubernur dan wakil gubernur Aceh terpilih, Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah.

“Lupakan segala perselisihan, perdebatan, dan pertikaian selama proses pilkada berlangsung. Aceh sudah memiliki pemimpin baru dan itu harus diterima oleh semua masyarakat Aceh,” kata Tuanku Muhammad kepada Serambi, Selasa (4/4).

Hal ini disampaikannya seiring keluarnya putusan MK yang menolak permohonan pasangan calon (paslon) Muzakkir Manaf-TA Khalid terhadap sengketa hasil Pilkada Aceh, Selasa (4/4).

Menurut Tuanku Muhammad, putusan hukum tersebut bersifat final dan mengikat serta menjadi akhir dari semua tahapan pilkada yang telah berlangsung. Karena itu, sudah saatnya rakyat Aceh bersatu dan tidak lagi berkotak-kotak.

“Dengan keputusan MK tersebut, maka sudah jelas sah secara hukum bahwa Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah sebagai gubernur dan wakil gubernur Aceh terpilih periode 2017-2022. Satukan hati satukan pilihan untuk fokus membangun Aceh yang lebih baik,” tutup Ketua PW KAMMI Aceh.(fik/mas) (uri/homas/ebriani/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id