Pejabat Abdya Jadi Korban Azizi Tour | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pejabat Abdya Jadi Korban Azizi Tour

Pejabat Abdya Jadi Korban Azizi Tour
Foto Pejabat Abdya Jadi Korban Azizi Tour

* Minta Uang Umrah Dikembalikan

BLANGPIDIE – Calon jamaah umrah dari Kabupaten Abdya yang mendaftar pada Azizi Tour Travel Hajj dan Umrah beralamat di Medan, Sumutera Utara mencapai 117 orang. Mereka hampir dipastikan menjadi korban penipuan karena keberangkatan melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci yang sudah berkali-kali dijadwalkan akhirnya batal dan kini tidak jelas lagi kelanjutannya.

Informasi yang diperoleh Serambi di antara calon jamaah umrah juga terdapat para pejabat dan mantan pejabat di Abdya. Ketua YARA Perwakilan Abdya Miswar SH kepada Serambi, Selasa (4/4) menjelaskan berdasarkan data diperoleh calon jamaah umrah dari Abdya yang telah mendaftar pada Azizi Tour Travel Hajj dan Umrah berjumlah sekitar 117 orang.

“Biaya ibadah umrah sudah disetor rata-rata berjumlah Rp 18 juta per orang, melalui tiga kelompok perekrut, kemudian disetor kepada Azizi Tour Travel Hajj dan Umrah beralamat di Medan,” paparnya. Para calon jamaah umrah difasilitasi kelompok perekrut sudah bertemu dengan Ketua YARA Perwakilan Abdya beberapa waktu lalu. “Dalam pertemuan itu, mereka minta bantuan kita untuk melakukan mediasi agar uang yang sudah disetor ke Azizi Tour bisa kembali,” ungkap Miswar.

Dalam hal ini, YARA Perwakilan Abdya sedang menunggu surat kuasa dari para calon jamaah umrah, kemudian segera menyurati Azizi Tour. Miswar mengatakan sangat kecil kemungkinan uang yang sudah disetor calon jamaah umrah tersebut dapat dikembalikan. Sebab, berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa Azizi Tour sudah bermasalah sejak beberapa tahun lalu dan tidak memiliki izin lagi. Malahan kantor di Medan, Sumut, dilaporkan sudah tutup.

Miswar mengatakan segera menempuh upaya hukum secara resmi yaitu melaporkan kasus tersebut ke Polda Aceh. Dalam hal ini, Ketua YARA Perwakilan Abdya juga telah melakukan pertemuan konsultasi dengan Kasat Reskrim Polres Abdya menyangkut kasus dugaan penipuan tersebut.

Informasi diperoleh Serambi, di antara calon jamaah umrah juga sudah menggelar acara kenduri disertai meminta maaf kepada rekan tetangga dan anggota keluarga menjelang keberangkatan umrah ke Tanah Suci. Namun hingga kemarin jadwal keberangkatan para jamaah semakin tak jelas.

Kapolres Abdya melalui Kasat Reskrim AKP Misyanto ketika dihubungi Serambi kemarin menjelaskan belum menerima laporan secara resmi menyangkut kasus dugaan penipuan terhadap calon jamaah umrah di Abdya yang dikelola Tour Travel Hajj dan Umrah. “Tetapi Ketua YARA Perwakilan Abdya sudah datang untuk berkonsultasi menyangkut kasus tersebut,” ujar Misyanto.(nun) (uri/syrafi/orat/AG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id