Unimal Butuh Ruang Kuliah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Unimal Butuh Ruang Kuliah

Unimal Butuh Ruang Kuliah
Foto Unimal Butuh Ruang Kuliah

* Bang Leman Janji Perjuangkan

LHOKSUKON – Wakil Ketua DPR Aceh, Sulaiman Abda berjanji akan memperjuangkan dana dari Pemerintah Aceh pada Tahun 2018 untuk pembangunan infrastruktur di Universitas Malikussaleh (Unimal). Karena kampus tersebut masih kekurangan infrastruktur gedung untuk proses perkuliahan dan fasilitas lainnya.

Hal ini disampaikan pria yang akrap disapa Bang Leman dalam pertemuan dengan Rektor Unimal, Prof Dr Apridar, Selasa (4/4). “Dengan jumlah mahasiswa 20 ribu orang, tentu akan menyulitkan pihak kampus nantinya dalam mengatur jadwal kuliah, karena ruangan belajar tidak mencukupi,” kata Sulaiman Abda kepada Serambi kemarin.

Bang Leman mengaku sudah melihat infrakstur yang ada Unimal, usai memberikan kuliah umum di kampus tersebut. Misalnya kondisi jalan, gedung belajar, masjid dan juga rumah sakit pendidikan. “Kita akan berkomitmen mempercepat pembangunan infrakstuktur yang ada di Unimal. Karena ini kampus terbesar kedua di Aceh, setelah Universitas Syiah Kuala,” ujar Bang Leman yang juga Ketua Ikatan Alumni Unsyiah (IKA Unsyiah) Aceh.

Karena itu, ia berharap kepada Rektor Unimal untuk segera menyusun program dan menggusulkan kepada Pemerintah Aceh untuk mendapat dana pada 2018 mendatang. “Usulan tersebut harus disampaikan kepada Pimpinan DPRA dan kepada Bappeda Aceh, untuk dibahas pada saat pembahasan anggaran untuk 2018,” ujar pimpinan DPRA tersebut.

Ditambahkan Bang Leman, dengan adanya bantuan dari Pemerintah Aceh, APBN dan juga dari Pemkab/kota nantinya. Diharapkan nantinya akan mempercepat pembangunan kampus Unimal ke depan. “Sumber daya manusia itu dilahirkan di kampus, untuk mendidik wirausaha juga di kampus. Karena itu Pemerintah Aceh ke depan harus mendukung pembangunan kampus yang ada di Aceh,” kata Sulaiman Abda.

Rektor Unimal, Prof Dr Apridar kepada Serambi kemarin mengatakan, untuk membangun Aceh, harus dibangun dari kampus. Karena kalau masyarakatnya sudah pintar, pasti akan sejahtera. Jadi konsepnya membangun kesejahteraan masyarakat melalui kampus, dengan meningkatkan sumber daya manusia (SDM).

“Kalau kebutuhan kami sangat banyak. Tapi kita akan prioritas dulu nantinya yang lebih mendesak, seperti pembangunan gedung, masjid, kemudian pembangunan pagar dan juga jalan lingkungan kampus. Jumlah yang kita butuhkan nantinya capai 100 miliar,” katanya. Diharapkan nantinya dana tersebut dapat terbantu dari APBK, APBN dan APBA.(jaf) (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id