Temui Wabup, Puluhan IRT Korban Gempa di Meureudu Mengaku Luput dari Bantuan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Temui Wabup, Puluhan IRT Korban Gempa di Meureudu Mengaku Luput dari Bantuan

Temui Wabup, Puluhan IRT Korban Gempa di Meureudu Mengaku Luput dari Bantuan
Foto Temui Wabup, Puluhan IRT Korban Gempa di Meureudu Mengaku Luput dari Bantuan

URI.co.id, MEUREUDU –  Sekitar 60 ibu rumah tangga (IRT) dari Gampong Meunasah Balek Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, Selasa (4/4/2017) sore sekitar pukul 15.30 WIB mendatangi Kantor Bupati di Cot Trieng Meureudu.

Kedatangan kaum hawa bermaksud untuk menyampaikan aspirasinya menyangkut kondisi kehidupan mereka paska gempa bumi.

Kehadiran para ibu rumah tangga yang sebagian mereka ikut memboyong bayi dan anak-anak disambut H Said Mulyadi SE, MSi, Wabup setempat.

Begitu turun dari mobil dinasnya, Said Mulyadi langsung menyapa sambil berjabat tangan satu per satu tamu tak diundang yang memang sudah sekitar lima jam menunggu di lantai dasar atau teras luar kantor.

Tanpa membuang-buang waktu, begitu Wagub beranjak hendak memasuki kantor, spontan saja IRT tadi mengikuti dari belakang hingga ke dalam.

Melihat ibu-ibu mengikutinya, Wabup pun mempersilahkan tamu tadi untuk naik ke Aula di lantai tiga. Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar setengah jam, beberapa IRT secara bergiliran  menyampaikan maksud dan tujuan hadir menghadap bupati/wabup.

Safrina dan Maimunah, dua IRT dalam keterangannya kepada Wabup  menyampaikan keluhan tentang nasibnya yang malang. Katanya, kendati rumahnya rusak berat akibat gempa bumi, namun keduanya tak dapat apa-apa.

Nasib sama juga dialami Nuratikah yang rumahnya rusak ringan.

Walau pun diketahui pemerintah telah menyalurkan dana Rp 350.000/rumah rusak ringan untuk bersih-bersih, namun Atikah luput dari bantuan.

Sementara satu rumah dihuni tiga KK, yang seharusnya uang tetap dijatahkan  Rp 350.000, tapi kenyataannya ketiga KK tadi masing-masing mendapat Rp 350.000.

Sedihnya lagi, ada warga yang rumahnya hancur total, tapi rumah hunia sementara (Huntara) pun tak ada. Sebaliknya, warga yang terkadang rusak sedang tapi Huntaranya tetap dibangun.

“Dimana letak keadilan itu,” kata seorang IRT lainnya. Menanggapi persoalan tersebut, Wabup berjanji akan mengecek kebenaran apa yang dilaporkan tadi.

Jika memang benar, pemkab akan membangun rumah kepada warga yang memang tak masuk dalam daftar.

“Kita tetap bantu semua korban gempa bumi,” kata Wabup H Said Mulyadi.  Mendengar harapan tersebut, seusai pertemuan, para IRT lega dan menunggu tindak lanjut dari pemkab.    (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id