KIP Abdya Jadwalkan Pleno Penetapan Bupati Terpilih 6 April | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

KIP Abdya Jadwalkan Pleno Penetapan Bupati Terpilih 6 April

KIP Abdya Jadwalkan Pleno Penetapan Bupati Terpilih 6 April
Foto KIP Abdya Jadwalkan Pleno Penetapan Bupati Terpilih 6 April

BLANGPIDIE – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menjadwalkan akan melaksanakan rapat pleno penetapan calon bupati dan wakil bupati terpilih periode 2017-2022 pada, 6 April 2017. Jadwal ini ditetapkan seiring keluarnya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) RI, Senin (3/4) sore, yang menolak permohonan pasangan H Said Syamsul Bahri-Drs HM Nafis A Manaf.

Ketua KIP Abdya, Elfiza SH MH dihubungi Serambi Senin (3/4) malam mengatakan, tiga hari setelah putusan MK yang menolak permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP), KIP sudah dapat melaksanakan rapat pleno penetapan calon bupati dan wakil bupati Abdya terpilih hasil Pilkada 2017.

“Kita (KIP) berencana menggelar rapat pleno penetapan bupati dan wakil bupati terpilih pada 6 April mendatang atau tiga hari pascaputusan MK yang menolak gugatan PHP,” kata Elfiza.

Seperti diberitakan, KIP Abdya telah melaksanakan rekapitulasi perolehan suara Pilkada 2017 yang diikuti 9 pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati. Hasilnya, paslon bupati dan wakil bupati Abdya nomor urut 1, Akmal Ibrahim SH dan Muslizar MT meraih suara terbanyak dari 8 paslon lainnya.

Namun penetapan paslon bupati dan wakil bupati Abdya terpilih oleh KIP Abdya tertunda karena gugatan yang diajukan pasangan H Said Syamsul Bahri- Drs HM Nafis A Manaf ke MK RI, sehingga pleno penetapan harus menunggu putusan MK.

Menghadapi sidang gugutan di MK RI, KIP Abdya didampingi jaksa pengacara negara dari Kejaksaan Negeri Abdya. Ketua KIP Abdya, Elfiza menyampaikan terima kasih kepada Kejari Abdya selaku jaksa pengacara negara yang telah mendampingi KIP Abdya dalam gugatan PHP di MK RI.

Sementara Kajari Abdya, Abdur Kadir SH selaku pengacara negara kepada Serambi Senin malam mengatakan putusan MK RI yang menolak permohonan gugatan PHP yang diajukan pasangan, Said-Nafis, sudah diprediksi sebelumnya. “Sudah kita prediksi bahwa esepsi yang kita sampaikan akan diterima majelis hakim MK,” kata Abdur Kadir.

Pengaca negara dalam esepsi dalam sidang di MK RI menyampaikan bahwa permohonan Said-Nafis harus ditolak, karena mereka bukan peserta paslon bupati dan wakil bupati Abdya pada Pilkada 2017, sehingga tidak memiliki kedudukan hukum atau legal standing dalam pengajuan PHP ke MK.

Diberitakan MK RI menolak gugatan yang diajukan oleh pasangan H Said Syamsul Bahri- Drs HM Nafis A Manaf dalam sidang di ruang sidang MK, Senin (3/4). Penolakan tersebut disampaikan Hakim Ketua, Arief Hidayat, didampingi tujuh hakim anggota saat membacakan putusan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah (PHP) 2017 Nomor 17/PHP BUP-XV/2017.

Menurut majelis hakim, permohonan Said-Nafis harus ditolak, karena mereka bukan pasangan calon bupati dan wakil bupati Abdya, sehingga tidak memiliki kedudukan hukum atau legal standing dalam pengajuan PHP ke MK.(nun) (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id