TM Nurlif Terpilih Jadi Ketua Golkar Aceh | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

TM Nurlif Terpilih Jadi Ketua Golkar Aceh

Foto TM Nurlif Terpilih Jadi Ketua Golkar Aceh

BANDA ACEH – Mantan anggota DPR RI dari Partai Golkar, Drs Teuku Muhammad Nurlif SE, terpilih memimpin Partai Golkar Aceh periode 2016-2021, dalam Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golkar Aceh, di Hotel Oasis, Banda Aceh, Senin (7/3) dinihari. Nurlif terpilih bukan secara aklamasi maupun pemungutan suara atau voting, tapi melalui musyawarah dan mufakat.

Musyawarah dan mufakat ini dilakukan atas permintaan Ketua Panitia Penyelenggara Musda X dan Pimpinan Sidang Pemilihan Ketua Partai Golkar Aceh, Nurdin Halid. Saat membuka sidang pemilihan, Minggu (6/3) pukul 23.00 WIB, Nurdin Halid menyampaikan, ada dua cara yang dilakukan Golkar dalam memilih calon ketuanya.

Pertama, dengan cara musyawarah dan mufakat. Jika tidak ditemukan kesepakatan dan mufakat, barulah ditempuh melalui pemungutan suara atau voting.

Sebelum masuk pada acara pemilihan, Ketua Panitia Penyelenggara Musda ke X Partai Golkar Aceh, Nurdin Halid mengumumkan tentang rehabilitasi nama Sulaiman Abda, Ketua DPD I Partai Golkar Aceh periode 2009-2014. Sulaiman Abda pernah diberhentikan oleh DPP Partai Golkar dari jabatan Ketua Golkar Aceh, karena kegaduhan yang terjadi pada kepemimpinan DPP Partai Golkar beberapa waktu lalu.

Setelah nama baiknya direhabilitasi dalam forum ini, Sulaiman Abda diperbolehkan mencalonkan diri sebagai calon ketua Partai Golkar Aceh periode 2016-2021. Sulaiman Abda pun diberi kesempatan untuk menyampaikan pidatonya.

Dalam pidatonya, Sulaiman Abda menyampaikan berterima kasih kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ir Aburizal Bakrie dan Ketua Panitia Penyelenggara Musda X Partai Golkar Aceh, Nurdin Halid yang telah memulihkan namanya. Sedangkan untuk pemberian izin naik lagi menjadi calon ketua DPD Partai Golkar Aceh, Sulaiman menyatakan mundur dari pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Aceh.

Setelah TM Nurlif dan Yusuf Ishak mendaftar menjadi calon kandidat Ketua Partai Golkar Aceh yang baru, Ketua Panitia Pemilihan Nurdin Halid kembali menyampaikan, pemilihan Ketua Partai Golkar dimulai dari tahap pertama, yaitu musyawarah dan mufakat.

Nurlif dan Yusuf Ishak bersama tim sukses masing-masing diberi waktu melakukan musyawarah dan mufakat selama 10-15 menit di sebuah ruang di Hotel Oasis, tempat musda berlangsung.

Setelah bermusyawarah, kedua calon kembali ke forum rapat, dan menyampaikan kepada forum hasil musyawarah dan mufakat mereka. Kedua calon ketua itu menyatakan bahwa mereka memilih TM Nurlif sebagai Ketua Partai Golkar Aceh untuk periode 2016-2021.

Untuk menyusun Kepengurusan DPD I Partai Golkar Aceh periode 2016-2021, dibentuk tim formatur yang beranggotakan lima orang. Mereka adalah TM Nurlif sebagai ketua terpilih, Nurdin Halid perwakilan DPP Partai Golkar, Zulkarnaini, perwakilan DPD II Partai Golkar dari pantai barat selatan dan tengah, Faisal Oesman, perwakilan DPD II Partai Golkar untuk wilayah pantai timur dan utara, dan terakhir Maksalmina, perwakilan dari organisasi pendukung Partai Golkar.

Nurdin Halid mengatakan, lima anggota formatur ini diberi waktu menyusun pengurus lengkap DPD I Partai Golkar Aceh periode 2016- 2021, selama sebulan. Pada 7 April 2016, harus sudah ada susunan kepengurusan Partai Golkar Aceh yang baru dan lengkap, mewakili seluruh komponen Partai Golkar untuk dilantik oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ir Aburizal Bakrie, pada medio April atau awal Mei 2016.

Ketua Penyelenggara Musda X dan Panitia Pemilihan Ketua Golkar Partai Golkar Aceh, Nurdin Halid menyatakan, acara Musda X Partai Golkar Aceh tergolong sukses. Perbedaan yang pernah terjadi pada kepemimpinan di tingkat nasional, sudah diselesaikan dalam musda, sehingga tidak ada lagi yang merasa terluka.

Ia pun berharap Ketua Partai Golkar Aceh yang baru, TM Nurlif bisa kembali membuat Partai Golkar Aceh semakin solid dan dicintai masyarakat. “Ini penting bagi kita untuk bisa menang dalam Pilkada Gubernur Aceh 2017 mendatang,” ujar Nurdin Halid. Acara Musda X dan Pemilihan Ketua Partai Golkar Aceh yang baru itu berakhir sampai 01.00 WIB dini hari, Senin (7/3).(her) (uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id