MK Tolak Gugatan Said-Nafis | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

MK Tolak Gugatan Said-Nafis

MK Tolak Gugatan Said-Nafis
Foto MK Tolak Gugatan Said-Nafis

URI.co.id, BLANGPIDIE – Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia menolak gugatan yang diajukan oleh pasangan calon bupati Aceh Barat Daya (Abdya) H Said Syamsul Bahri- Drs HM Nafis A Manaf, Senin (3/4/2017) di ruang sidang pleno MK.

Hal tersebut disampaikan Hakim Ketua, Arief Hidayat didampingi tujuh hakim anggota saat membacakan putusan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah (PHP) 2017 nomor 17/PHP BUP-XV/2017.

Menurut majelis hakim, permohonan Said-Nafis harus ditolak, karena mereka bukan pasangan calon Bupati Abdya, sehingga tidak memiliki kedudukan hukum atau legal standing dalam pengajuan PHP ke MK.

“Menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima (ditolak-red),” ujar Hakim Ketua Arief Hidayat membacakan putusan sekira pukul 15.50 WIB.

Pantauan URI.co.id melalui live streaming situs www.MahkamahKonstitusi.go.id, dalam sidang itu, tampak hadir Said Syamsul Bahri didampingi Kuasa Hukum, Safaruddin, SH yang juga Direktur YARA.

Sebelumnya, gugatan yang dilayangkan oleh pasangan calon (Paslon) Bupati Abdya, H Said Syamsul Bahri- HM Nafis A Manaf juga ditolak oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Penolakan gugatan oleh MA terhadap Paslon Said-Nafis ini telah terjadi dua kali.

Penolakan pertama, terjadi pada 3 Februari 2017 atau dua minggu sebelum dilakukan pencoblosan, terkait dihapusnya Said-Nafis dari Bursa kandidat Bupati Abdya oleh KIP Aceh.

Penolakan kedua, terkait perselisihan hasil pilkada, karena pasangan ini tidak mendapat suara akibat dari pencoretan dari Bursa Kandidat Bupati Abdya.

Seperti diberitakan sebelumnya, KIP Aceh mencoret atau meniadakan nama H Said Syamsul Bahri dan HM Nafis A Manaf dari daftar pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Abdya pada Pilkada 2017.

Keputusan itu disampaikan KIP Aceh dalam konferensi pers, Minggu (22/1) di Media Center KIP Aceh, Banda Aceh.  (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id