Polisi Masih Buru Penikam Armen Desky | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Polisi Masih Buru Penikam Armen Desky

  • Reporter:
  • Senin, April 3, 2017
Polisi Masih Buru Penikam Armen Desky
Foto Polisi Masih Buru Penikam Armen Desky

KUTACANE – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Tenggara masih memburu kedua pelaku penikaman terhadap H Armen Desky, mantan Bupati Agara periode 2001-2006. Pihak kepolisian menjanjikan akan secepatnya menangkap pelaku penikaman tersebut.

Kapolres Agara, AKBP Edi Bastari, kepada Serambi, Minggu (2/4) mengatakan, identitas kedua pelaku telah dikantongi. Pihak kepolisian masih bekerja untuk mengungkap kasus kejahatan ini. Saat ini pelaku dalam pengejaran aparat kepolisian Polres Agara. “Secepatnya kita akan menangkap pelaku penikaman Armen Desky,” ujar AKBP Edi Bastari.

Seperti diberitakan sebelumnya, mantan Bupati Aceh Tenggara, H Armen Desky, Jumat (31/3) sekitar pukul 15.50 WIB ditikam orang tak dikenal di sebuah Warkop Gemston, Kota Kutacane. Akibatnya, korban dirujuk ke RSU di Medan. Sebelumnya, korban, Armen Desky dilarikan ke RSU Nurul Hasanah Kutacane. Korban mengalami tiga kali tusukan dibagian bahu kiri dan kanan serta satu tusukan di bawah ketiak.

Informasi terbaru yang diperoleh Serambi, Armen Desky masih menjalani rawat inap di RSU Adam Malik Medan. Saat ini Ketua Komite Pemekaran Provinsi Aceh Leuser Antara (KP3ALA) masih menjalani pemulihan setelah mengalami insiden tersebut.

Menurut Kapolres Agara, aksi kejahatan bisa terjadi disebabkan banyak faktor, seperti perekonomian, narkoba dan lain-lain. Agara pada pada dasarnya daerah aman dan kondusif. Buktinya masyarakat dapat dengan tenang beraktivitas. Kalau ada yang menganggap tidak aman, berarti harus introspeksi diri. “Siapapun yang melanggar hukum di wilayah Polres Agara akan ditindak tegas,” kata AKBP Edi Bastari.

Ditambahkan AKBP Edi Bastari, pihaknya tidak diminta pun sudah bekerja memberantas narkoba di Agara. Bahkan, sudah mencapai ratusan perkara narkoba ditangani, begitu juga dengan perjudian. Semua hal tersebut telah sampaikan kepada pimpinannya.

Anggota Komisi III DPR RI, H Muslim Ayub SH, menilai kriminalitas meningkat di Agara. Tingginya kejahatan bisa diakibatkan maraknya aksi pencurian, perjudian, dan peredaran narkoba di tengah-tengah masyarakat. Dia mencontohkan, mantan Bupati Agara, H Armen Desky, ditikam di lokasi keramaian. Termasuk kasus lain, semisal mutilasi dan jambret yang berujung maut. “Kriminalitas harus dilenyapkan di Agara, “ minta Muslim Ayub SH yang disampaikan kepada Serambi kemarin.

Kata Muslim, peran serta aparat kepolisian dan dibantu personil TNI sangat diharapkan untuk menciptakan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat di ‘bumi sepakat segenap’. Dia menilai keamanan belum terjamin di Agara dan disebabkan banyak faktor. Salah satunya karena maraknya peredaran narkoba, perjudian yang kini telah mengakar dari perkotaan hingga pelosok desa. “Saya menilai keamanan belum terjamin di Agara,” ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) dari daerah pemilihan Aceh I.

Menurut dia, aparat kepolisian Polres Agara harus melakukan patroli rutin dan menuntaskan aksi kejahatan yang selama ini terjadi di Agara. “Kalau keamanan belum terjamin, bisa berdampak terhadap perekonomian rakyat dan investor. Polisi harus mampu menciptakan keamanan dan ketertiban di masyarakat. Kalau suasana aman, rakyat pun akan tenang,” ujar Muslim Ayub.(as) (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id