Komunikasi Intensif dengan TNI | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Komunikasi Intensif dengan TNI

  • Reporter:
  • Minggu, April 2, 2017
Komunikasi Intensif dengan TNI
Foto Komunikasi Intensif dengan TNI

MENYERAHNYA AI ke aparat TNI dari Kodam IM, menimbulkan pertanyaan banyak kalangan. Seharusnya AI tidak menyerahkan diri ke TNI, melainkan ke pihak Polda Aceh atau Polres Aceh Timur, karena polisilah yang berhak memproses dirinya secara hukum atas dugaan keterlibatan dalam aksi penembakan di Peunaron.

Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda (Kapendam IM), Letnan Kolonel Kav Rusdi saat dihubungi Serambi, kemarin mengatakan, AI telah berkomunikasi secara intensif dengan personel TNI untuk menyerahkan diri. “Hampir dua minggu komunikasi dua arah, kita sifatnya mengajak dan berkomunikasi secara persuasif,” sebut Lekol Rusdi.

Komunikasi dua arah itu direspons oleh AI. Ikut dibantu keluarga akhirnya AI memutuskan untuk menyerahkan dirinya kepada TNI dan berharap Kodam IM membantu dirinya untuk diserahkan ke Polda Aceh secara baik-baik. “Ini bagian dari pelaksanaan teritorial yang kita lakukan melalui Babinsa, intelijen. Kita mengimbau khususnya dia untuk menyerahkan diri, melalui kita boleh, pihak kepolisian juga boleh,” ujarnya.

Meski sudah menyerahkan diri ke Kodam IM, namun kata Rusdi, pihaknya tidak berhak untuk memproses atau menginterogasi lebih lanjut terkait keterlibatannya dalam insiden penembakan tersebut. Terkait proses hukum, pihaknya menyerahkan hal itu kepada polisi.

Ditanya Serambi mengapa ia menyerahkan diri kepada Kodam IM, Rusdi mengatakan, alasan pertama karena AI sudah intens berkomunikasi dengan pihaknya. AI juga mengaku sudah merasa tidak nyaman di lapangan. Mungkin karena takut ditangkap oleh aparat kepolisian. “Mungkin di lapangan dia merasa antara hidup dan mati, tidak nyaman. Ya kita sebagai aparat yang membantu kepolisian terus melakukan pendekatan dan akhirnya ia mau menyerahkan melalui kita,” sebutnya.

Saat menyerahkan diri ke pihak Denintel, pihak Kodam IM juga telah mengecek kesehatan AI sebelum diserahkan ke Dit Reskrimum Polda Aceh. Itu dilakukan untuk melihat kondisi terakhir AI agar tidak kenapa-kenapa. “Jangan sampai nanti di sana kenapa-kenapa balik lagi ke kita. Kita sudah serahkan ke Polda Aceh, ini orangnya, ini barang buktinya,” demikian Kapendam IM. (dan) (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id