Aceh Siapkan Dua Lokasi Pengamatan Gerhana Matahari | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Aceh Siapkan Dua Lokasi Pengamatan Gerhana Matahari

Foto Aceh Siapkan Dua Lokasi Pengamatan Gerhana Matahari

BANDA ACEH – Masyarakat Aceh yang akan menyaksikan fenomena langka gerhana matahari, Rabu (9/3) besok bisa datang ke dua lokasi pemantauan yaitu di Gedung TDMRC Ulee Lheue Banda Aceh dan KP-3 Lhokseumawe. Sedangkan bagi yang tidak memiliki kesempatan datang langsung ke lokasi pengamatan bisa melihat tayangan melalui live streaming media.bmkg.go.id/gmt atau http://ustre.am/1uMzn dari rumah masing-masing.

Informasi tentang pengamatan gerhana matahari dari Gedung TDMRC Ulee Lheue disampaikan Kepala Stasiun Geofisika Mataie, Banda Aceh, Eridawati.

Menurut Eridawati, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaksanakan pengamatan gerhana matahari pada 9 Maret 2016 di 19 titik. Salah satunya di Aceh yang dipusatkan di Gedung TDMRC Ulee Lheue, Banda Aceh.

“Masyarakat yang ingin melihat gerhana matahari bisa ke Gedung TDMRC Ulee Lheue sebelum pukul 06.20 WIB, Rabu (9/3),” kata Eridawati menjawab Serambi, Senin (7/3) malam.

Teropong di Gedung TDMRC akan dipasang sebelum matahari terbit di Banda Aceh yaitu sebelum pukul 06.45 WIB. Untuk Banda Aceh, gerhana dimulai sekitar pukul 06.20 WIB. Artinya ketika matahari terbit sudah terjadi gerhana.

Menurut Eridawati, Aceh dilintasi gerhana matahari sebagian (GMS) dengan magnitudo 75 persen sampai 86 persen dari Sabang sampai Aceh Singkil. Untuk Banda Aceh akan teramati 76 persen. Puncak gerhana dapat disaksikan pada pukul 07.21 WIB dan berakhir 08.26 WIB.

Eridawati juga mengimbau warga tidak melihat langsung ke matahari saat gerhana karena bisa merusak retina mata. “Gunakan kacamata khusus,” imbaunya.

Selain menyediakan fasilitas pengamatan di Gedung Escape Building, pihak BMKG juga membuka akses live streaming melalui media.bmkg.go.id/gmt yang memungkinkan masyarakat bisa menyaksikan tayangan fenomena itu dari rumah masing-masing.

Pusat Studi Ilmu Falak STAIN Malikussaleh akan menyediakan live streaming bagi masyarakat yang ingin menyaksikan gerhana matahari pada 9 Maret 2016. “Bagi masyarakat yang tidak bisa hadir langsung ke KP-3 Lhokseumawe, bisa melihat tayangan livwe streaming melalui http://ustre.am/1uMzn mulai pukul 07.00 sampai pukul 08.30 WIB,” ujar Kepala Pusat Studi Olmu Falak STAIN Malikussaleh, Tgk Ismail SSy MA kepada Serambi, Senin (7/3).

Di samping tayangan live streaming, pihaknya juga menyediakan proyektor dan layar besar di KP-3. “Jadi bagi masyarakat yang datang ke KP-3, tapi tidak ada kesempatan untuk melihat melalui teleskop ataupun kacamata yang tersedia, maka akan bisa menyaksikan langsung di layar lebar yang kita sediakan di lokasi,” katanya.

Khusus untuk wilayah Aceh, sudah dilakukan berbagai persiapan untuk menyambut peristiwa langka ini, seperti persiapan shalat gerhana secara berjamaah di masjid-masjid. “Kita berharap semua masyarakat Aceh punya semangat yang kuat untuk melaksanakan syiar Islam ini berupa shalat sunat gerhana dua rakaat secara berjamaah,” harapnya.

Di samping itu, sebut Tgk Ismail Is, perlu diketahui, prosesi gerhana matahari jauh berbeda dengan gerhana bulan. Gerhana bulan bisa dilihat dengan leluasa dari proses awal sampai akhir, tanpa perlu pelindung mata. “Gerhana matahari tidak semudah itu, kita perlu alat seperti filter matahari dan kaca las nomor 14 yang mampu menepis cahaya matahari 100.000 kali, sehingga piringan matahari telihat dengan jelas saat gerhana dan aman bagi mata pengamat. Tanpa terlihat piringan matahari, maka prosesi gerhana mustahil bisa dilihat,” pungkasnya.(nas/bah) (uri/ilati/sra/MU)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id