Paripurna Khusus DPRA Diskor | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Paripurna Khusus DPRA Diskor

Paripurna Khusus DPRA Diskor
Foto Paripurna Khusus DPRA Diskor

TADI malam, pihak DPRA melaksanakan rapat paripurna khusus di gedung utama DPRA di Banda Aceh. Adapun agenda dalam rapat itu adalah, menyatakan pernyataan DPRA terhadap kebijakan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah terkait mutasi pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Aceh yang dilakukannya pada 10 Maret 2017.

Semula, rapat dijadwalkan berlangsung pukul 20.30 WIB. Hanya saja, Ketua DPRA Tgk Muharuddin bersama dua wakilnya T Irwan Djohan dan Sulaiman Abda baru memasuki gedung utama DPRA pada pukul 10.40 WIB.

Muharuddin kemudian langsung membuka rapat paripurna khusus tersebut. “Sebelum saya mulai rapat malam ini, saya mintakan Sekwan DPRA untuk menghitung jumlah anggota yang hadir,” ujar Muharuddin.

Hamid Zein selaku Sekwan DPRA yang berdiri di belakang pimpinan DPRA kemudian langsung menghitung anggota yang hadir dengan mengkroscek absen yang telah ditandatangani. Hamid Zain kemudian menyebutkan, dari 80 anggota DPRA hanya 46 orang yang hadir.

“Para hadirin yang saya muliakan, sedianya rapat paripurna malam ini, untuk penggunaan hak menyatakan pendapat DPRA. Sesuai tata tertib, untuk pengambilan kesimpulan harus memenuhi tiga per empat quorum yaitu 60 anggota yang hadir. Oleh karena itu, rapat ini diskor sampai waktu yang akan ditetapkan kembali. Rapat paripurna diskor,” ujar Muharuddin.

Mosi tak percaya
Dalam rapat paripurna tadi malam, para anggota DPRA disebut-sebut akan menyampaikan mosi tak percaya kepada Zaini Abdullah, terkait kebijakannya memutasi pejabat eselon II yang telah menuai kontroversi. Bahkan, beredar isu, dalam rapat tadi malam, DPRA juga akan memakzulkan Zaini Abdullah dari jabatannya sebagai Kepala Pemerintahan Aceh.

Muharuddin yang ditanyai wartawan usai rapat paripurna itu mengatakan, hal tersebut sebenarnya tergantung dari keputusan rapat tadi malam, baru kemudian bisa diputuskan secara bersama-sama. “Kita juga undang gubernur sebenarnya, agar bisa beriinteraksi langsung. Jadi karena rapat malam ini diskor, kita belumbisa memutuskan apa-apa untuk soal ini,” pungkas Muharuddin.(dan) (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id