Dewan Minta Pemko Perjelas Tanah BMEC | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Dewan Minta Pemko Perjelas Tanah BMEC

  • Reporter:
  • Sabtu, April 1, 2017
Dewan Minta Pemko Perjelas Tanah BMEC
Foto Dewan Minta Pemko Perjelas Tanah BMEC

BANDA ACEH – Anggota DPRK Banda Aceh meminta Pemko Banda Aceh agar memberi kejelasan mengenai status tanah tempat dibangunnya gedung Banda Aceh Madani Education Center (BMEC) Lampineung, Banda Aceh. Karena tidak diketahui kepemilikan lahan itu, sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan masalah di kemudian hari.

Anggota DPRK Banda Aceh, Ismawardi Syarbini kepada Serambi kemarin mengatakan, bahwa tanah tempat dibangun BMEC itu sebelumnya merupakan milik SMK dan SMA, namun sejak 2016 keluarkan aturan bahwa semua SMK/SMA telah dialihkan ke provinsi. Sehingga otomatis asetnya, gedung dan tanah akan menjadi milik provinsi, sedangkan di lahan itu sedang dibangun BMEC.

Oleh karena itu dewan meminta agar Pemko Banda Aceh dapat memberi penjelasan mengenai status tanah tersebut dengan bukti yang kuat dan legal. Agar kedepan tidak menimbulkan sengketa kepemilikan lahan antara pemerintah provinsi dengan Pemko Banda Aceh.

“Dalam pertemuan dengan kita tidak pernah ditunjukkan bukti bahwa tanah itu memang milik Banda Aceh, sehingga kita minta pemko memberi kejelasan kepada dewan dan masyarakat,” ujar Ismawardi.

Hal yang sama juga disampaikan oleh anggota DRPK lainnya, Abdul Rafur. Menurutnya, jika status tanah itu belum ada kejelasan, sebaiknya Pemko Banda Aceh menunda pengerjaan untuk tahun ini. Agar lebih berfokus menyelesaikan masalah kepemilikan lahan sehingga menjadi milik Pemko. Apalagi biaya yang dianggarkan tahun ini sangat besar, mencapai Rp 18 miliar.

Sementara Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Banda Aceh, Drs Purnama Karya justru mengatakan, bahwa tanah itu memang aset Pemko Banda Aceh, sebab tidak diserahkan kepada pemerintah provinsi. Ia menjelaskan, sebelumnya tanah itu milik SMK, namun karena SMK Banda Aceh telah dipindahkan ke Lhoong Raya, maka saat pelimpahan SMK ke provinsi, yang diserahkan tanah yang di Lhoong Raya. Sedangkan lahan di lokasi BMEC tetap menjadi milik Pemko.(mun) (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id