RSUZA Sukses Operasi Implan Koklea Kedua | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

RSUZA Sukses Operasi Implan Koklea Kedua

RSUZA Sukses Operasi Implan Koklea Kedua
Foto RSUZA Sukses Operasi Implan Koklea Kedua

BANDA ACEH – Bagian telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) untuk yang kedua kalinya melakukan operasi implan koklea pada dua anak, Senin (27/3) di rumah sakit itu. Operasi tersebut dilakukan pada dua anak yang mengalami gangguan pendengaran, operasi tersebut berjalan sukses.

Operasi implan koklea itu terselenggara atas kerja sama bagian THT RSUZA dengan Persatuan Dokter THT Indonesia. Untuk diketahui, operasi implan koklea merupakan operasi canggih khusus dengan menggunakan teknologi elektro fisiologik, operasi itu untuk menyembuhkan pasien yang mengalami gangguan pendengaran atau tuli berat agar bisa mendengar kembali.

Kepala bagian THT RSUZA, Dr dr Azwar Ridwan Sp THT-KL yang juga bertindak sebagai operator dalam operasi itu mengatakan, operasi tersebut merupakan operasi implan koklea kedua yang dilakukan RSUZA Banda Aceh. Sebelumnya, pihaknya telah melakukan operasi yang sama pada tahun 2014 silam. “Alhamdulillah operasinya berjalan lancar, ada dua anak yang kita operasi, kita operasi kedua telinga mereka,” kata dr Azwar Ridwan.

Ia menjelaskan, implan koklea adalah sebuah alat yang ditanam di dalam kepala pasien untuk mengartikan fungsi koklea atau lebih dikenal dengan rumah siput yang sudah rusak sejak lahir. Untuk diketahui, koklea atau rumah siput adalah indera yang menerjemahkan suara menjadi impuls saraf yang akan dikirim ke otak. Setiap orang memiliki dua koklea, satu untuk masing-masing telinga.

“Jadi dengan kita tanam alat tersebut di kepala, membantu fungsi pendengaran anak yang sudah mengalami kerusakan sejak lahir. Fungsi pendengaran anak ditingkatkan, sehingga dapat berkomunikasi dan besosisalisasi layaknya anak dengan pendengaran normal,” katanya.

Ia melanjutkan, saat ini RSUZA Banda Aceh telah mampu melakukan operasi dimaksud. Dengan fasilitas itu, bagi setiap orang tua dipersilakan melakukan intervensi lebih dini, orang yang anaknya baru berusia dua tahun belum bisa bicara, agar dapat melakukan pemeriksaan fungsi pendengaran. “Karena kemampuan bicara erat kaitannya dengan kemampuan mendengar,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur RSUZA Banda Aceh, dr Fachrul Jamal SP An KIC megatakan, operasi implan koklea tersebut merupakan program RSUZA Banda Aceh ke depan untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Aceh. Ia juga berterima kasih kepada Ketua Persatuan Dokter THT Pusat, dr Soekirman Soekin SP THT-KL yang sangat antusias membantu tenaga ahli untuk keberhasilan operasi tersebut.(dan) (uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id