MS Laksanakan Sosialisasi Peradilan Anak | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

MS Laksanakan Sosialisasi Peradilan Anak

MS Laksanakan Sosialisasi Peradilan Anak
Foto MS Laksanakan Sosialisasi Peradilan Anak

BANDA ACEH – Mahkamah Syar’iah (MS) Aceh menggelar sosialisasi Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) kepada Hakim Mahkamah Syariah se-Aceh yang berlangsung, Jumat (31/3) di Hotel Mekkah, Banda Aceh. Sosialisasi itu menghadirkan sejumlah pemateri dari Mahkamah Agung.

Edi wibowo MH, dari Pokja Perlindungan Perempuan dan Anak Mahkamah Agung yang menjadi pemateri kemarin menyampaikan, saat ini secara nasional sistem peradilan pidana anak diselesaikan di Pengadilan Negeri dengan mengutamakan diversi (penyelesaian perkara di luar pengadilan). Namun di Aceh sudah ada qanun yang mengatur bahwa pidana anak diselesaikan di Mahkamah Syar’iah.

“Kalau di Pengadilan Negeri, pidana anak ini kan diselesaikan dengan diversi, lalu bagaimana dengan Mahkamah Syariah, apakah juga menggunakan sistem diversi? Ini yang sedang kita diskusikan,” ujar Edi kemarin.

Menurutnya, sistem diversi ini mulai berlaku sejak tahun 2014 lalu, setelah terbitnya UU no 11 tahun 2012 tentang SPPA. Dengan diversi, jika anak tersangkut pidana tidak dilakukan hukuman pembalasan seperti penjara, namun lebih dengan pemulihan. Yaitu dengan memfasilitasi pelaku, keluarga, korban, tokoh masyarakat, serta aparat penegak hukum untuk proses penyelesaian.

Namun untuk kasus berat, seperti pembunuhan tetap mendapat pengecualian dari sistem diversi. Ia melanjutkan, jika melihat ketentuannya seharusnya peradilan anak di Mahkamah Syariah tetap diberlakukan upaya diversi. Karena dalam qanun dikatakan bahwa hukum materil diatur untuk diselesaikan ke Mahkamah Syariah. Sedangkan untuk hukum acara diajukan ke peradilan anak nasional. “Jadi seharusnya tetap diberlakukan,” ujarnya.

Edi menyebutkan, ada sejumlah perkara peradilan anak yang kini dilimpahkan ke Mahkamah Syariah seperti khalwat, pencabulan, khamar atau minuman keras, serta perjudian. (mun) (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id