Jembatan Kaloy Rusak, Puluhan Truk Antri | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Jembatan Kaloy Rusak, Puluhan Truk Antri

Jembatan Kaloy Rusak, Puluhan Truk Antri
Foto Jembatan Kaloy Rusak, Puluhan Truk Antri

KUALASIMPANG – Puluhan dump truk yang mengangkut galian C dari Sungai Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Aceh Tamiang terpaksa antri selama beberapa jam karena jembatan afdeling VI di Desa Kaloy rusak, Kamis (30/3)

Para supir dan warga sekitar membantu memperbaiki alas jembatan yang rusak dengan alas papan yang baru, karena dikhawatirkan jika alas papan yang rusak tidak diganti, ban truk akan terperosok dalam jembatan, sehingga bisa menghambat kenderaan yang lain.

Haris (26) warga Desa Kaloy kepada Serambi, Jumat (31/3) mengatakan, jembatan ini setiap bulan diperbaiki warga dengan supir truk secara swadaya, karena ada saja papan alas jembatan yang patah. “Jembatan ini sudah lama tidak layak lagi dipertahankan,” ujarnya.

Alas jembatan yang dipasang juga tebal dan berasal dari kayu kelas, namun karena puluhan dum truk setiap hari melintas mengeluarkan hasil perkebunan dan mengangkut galian C, menyebabkan alas jembatan papan tersebut mudah patah.

Supir truk sendiri sangat berkepentingan, setiap hari keluar masuk mengangkut galian C dan hasil bumibya. Sehingga warga bersama supir truk secara swadaya melakukan gotong-royong memperbaiki jembatan tersebut dengan cara patungan biaya.

“Ada sekitar 50 truk setiap hari melintas jembatan ini. Setiap supir truk menyumbang Rp 20 ribu. Sdah sepuluh tahun mereka memperbaiki jembatan rusak tersebut,” ujarnya.

Akibat perbaikan jembatan, puluhan dump truk antri beberapa jam menunggu sampai siap perbaikan jembatan. “Jembatan ini sudah layak dibuat baru, besi H jembatan juga sudah mulai berkarat dimakan usia,” ujarnya.

Supir dan warga berharap Pemkab Aceh Tamiang segera membangun jembatan baru di afdeling VI menuju Desa Kaloy, agar warga tidak khawatir kendaraanya terperosok dalam alas jembatan yang sering rusak tersebut.(md) (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id