Polisi Bekuk Penipu Bidan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Polisi Bekuk Penipu Bidan

Polisi Bekuk Penipu Bidan
Foto Polisi Bekuk Penipu Bidan

* BB Rp 20 Juta Diamankan

MEUREUDU – Satuan Reskrim Polres Pidie mengamankan pelaku penipuan yang berkedok meluluskan Pegawai Tidak Tetap (PTT) formasi Pidie Jaya. Pelaku itu bernama Husien (52), warga Gampong Rambayan, Kecamatan Peukan Baro, Pidie. Ia dibekuk, Kamis (30/3) petang, setelah sebelumnya dilaporkan korban Desi Irmayani Binti Fajar (26), warga Gampong Peureulak Peudaya, Padang Tiji, pada 24 Juli 2016.

“Kami mengamankan pelaku bersama BB berupa uang tunai sebesar Rp 17.830.000. Ia harus mempertanggungjawabkan tindakan tersebut,” sebut Kapolres Pidie, AKBP M Ali Kadhafi SIK kepada Serambi, Jumat (31/3).

Menurut pengakuan korban, Desi, penipuan itu terjadi saat ia menjenguk saudaranya, Hasballah (35) yang sedang sakit di RSU Sigli, sehingga mencuat perbincangan ke ranah penerimaan bidan PTT. Durasi pembicaraaan terdengar oleh pelaku, sehingga pertemuan pun berlanjut antara korban, Hasballah, dan pelaku.

Dalam kondisi itu, Husien menyakinkan korban bahwa dirinya mampu meluluskan menjadi bidan PTT di Kabupaten Pidie Jaya. Mendengar iming-iming itu, Desi langsung bergegas menyiapkan dokumen berkas administrasi berupa ijazah serta uang Rp 20 juta sebagaimana diminta pelaku.

“Sebagai tanda jadi atau panjar, korban menyerahkan Rp 10 juta kepada pelaku pada awal Juni 2016 dengan dalih untuk pengurusan ke Kantor Bupati Pijay,” jelasnya.

Sementara sisanya, Rp 10 juta lagi diserahkan setelah kepastian lulus menjadi bidan PTT. Namun, dalam perjalanannya akhir Juli, pelaku menagih sisanya. Tapi korban hanya mampu memenuhi Rp 7.830.000 saja karena keterbatasan biaya.

Namun, belakangan terungkap bahwa janji dan diming-iming tersebut ternyata hanya bohong belaka, sehingga korban pun melaporkan kepada aparat penegak hukum. “Pelaku penggelapan uang korban ini dibekuk setelah dilakukan pencarian,” ujar Kapolres.

Jadi Pelajaran
bagi Orang Lain
Sehubungan dengan terkuaknya kasus tersebut, Kapolres M Ali Kadhafi meminta warga Pidie agar menjadikan kasus itu menjadi pelajaran agar tak mudah terpengaruh dengan iming-iming yang disampaikan oleh orang tertentu. Sehingga ke depan tak ada lagi warga yang menjadi korban penipuan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab.(c43) (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id