Budayakan Dakwah untuk Kejayaan Umat | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Budayakan Dakwah untuk Kejayaan Umat

Budayakan Dakwah untuk Kejayaan Umat
Foto Budayakan Dakwah untuk Kejayaan Umat

KEJAYAAN Islam dan umatnya adalah harapan yang harus ada dalam benak semua orang yang benar-benar beriman kepada Allah SWT dan hari kemudian. Karena di antara perkara yang bisa membatalkan keislaman seseorang adalah, merasa senang dengan kejatuhan dan kemunduran agama Islam dan justru tidak mengharapkan kejayaan dan ketinggian Islam tersebut.

Namun demikian, untuk mencapai kejayaan Islam dan umatnya tidaklah bisa dilakukan dengan mudah di tengah berbagai persoalan yang membelit umat Nabi akhir zaman ini. Maka perlu berusaha keras mencari jalan keluar terbaik untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.

Upaya tersebut dengan kembali ke jalan Allah, mempedomani Alquran dan Hadits sebagai pegangan hidup, serta menghidupkan budaya saling berdakwah kepada kebaikan di antara sesama umat.

Demikian antara lain disampaikan Ketua Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Aceh, Tgk H Miswar Sulaiman saat mengisi pengajian rutin Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) di Rumoh Aceh Kupi Luwak Jeulingke, Rabu (29/3) malam.

“Jika umat Islam ini mau berjaya dalam kehidupan ini, tidak ada jalan lain, kembalilah pada ajaran Islam. Jika tidak, sampai kiamat pun kita tidak akan jaya dan rendah di mata Allah dan orang di luar Islam,” ujar Tgk Miswar.

Menurutnya, akibat meninggalkan Alquran dan Hadits, bukan rahasia lagi, apa yang kita dengar dan saksikan sekarang ini, kondisi memprihatinkan dan penderitaan yang menimpa kaum muslimin di berbagai penjuru dunia saat ini, dan lemah dalam pandangan umat lain.

Semua ini seolah-olah mengesankan bahwa agama Islam ini bukanlah agama yang tinggi dan mulia, dan tidak adanya pertolongan dari Allah kepada kaum muslimin, sehingga mereka tidak memiliki daya dan kekuatan untuk menghadapi musuh-musuh mereka.

Padahal dalam banyak ayat Alquran, Allah menegaskan ketinggian, kemuliaan, dan kejayaan serta pertolongan dari-Nya hanyalah diperuntukkan bagi orang-orang yang berpegang teguh dengan agama ini.

Dalam Surat At-Taubah ayat 33, Allah berfirman yang artinya, “Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Alquran) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai”.

Demikian juga dalam Surat Ali Imran ayat 139, “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu (benar-benar) beriman”.

Tgk Miswar mengatakan, Allah tidak hanya menyebutkan janji-Nya untuk memberikan kemuliaan, ketinggian dan pertolongan bagi kaum muslimin, tetapi Allah juga mengisyaratkan syarat yang harus dipenuhi kaum muslimin agar janji Allah tersebut terwujud. Syarat itu, berpegang teguh dengan petunjuk dan agama Allah, kembali kepada Alquran dan Sunnah Rasulullah dengan pemahaman dan pengamalan yang benar.

“Jangan sampai kita jarang menyentuh dan membaca Alquran, sedangkan koran dan televisi, kita baca dan lihat tiap hari,” jelas mantan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Aceh ini.

Tgk Miswar mengungkapkan, setidaknya ada empat cara untuk meraih kembali kejayaan Islam dan umatnya. Pertama, jalan dakwah menyeru umat ke jalan kebaikan dan mencegah kemungkaran. Kedua, taklim, dengan belajar ilmu agama dan menghidupkan majelis-majelis pengajian. Ketiga, taat ibadah dan perkuat jalan zikir kepada Allah dalam kehidupan sehari-hari. Keempat, khidmat sosial atau pelayanan Islam terhadap sesama umat.

“Ini harus kita lakukan kepada diri sendiri, keluarga dan masyarakat luas. Biasakan saling bantu dalam kehidupan sosial umat, melahirkan silaturrahmi akan terjalin ukhuwah yang kuat. Jika ada seperti ini di tengah umat, maka Islam akan kokoh dan jaya,” terangnya.(*/nal) (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id