Terlibat Narkoba Sat Narkoba Tangkap Warga Aceh Timur | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Terlibat Narkoba Sat Narkoba Tangkap Warga Aceh Timur

Terlibat Narkoba Sat Narkoba Tangkap Warga Aceh Timur
Foto Terlibat Narkoba Sat Narkoba Tangkap Warga Aceh Timur

URI.co.id, IDI-Tiga warga Aceh Timur yang diduga terlibat narkoba jenis sabu-sabu ditangkap Sat Narkoba Polres Aceh Timur, di tiga tempat terpisah, Senin (27/3/2017).

Ketiga terduga yakni Zakaria warga Gampong Blang Geulumpang, Kecamatan Idi Rayeuk. Basri warga Gampong Keude, Kecamatan Darul Aman, dan Barmawi warga Gampong Alue Lhok, Kecamatan Peureulak Timur.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto, melalui Kasat Narkoba AKP Narwawi kepada wartawan Rabu (29/3/2017) mengatakan terduga pertama yang ditangkap yakni Zakaria yang ditangkap di rumahnya di Blang Geulumpang, Kecamatan Idi Rayeuk, pada Senin (27/3/2017) pukul 11.30 WIB, darinya disita sabu-sabu satu paket seberat 0,32 gram.

Dari HP Zakaria, jelas AKP Narwawi, ditemukan SMS tentang transaksi sabu-sabu. Dalam introgasi jelas, AKP Narwawi, Zakaria mengaku sabu-sabu itu ia peroleh dari Basri.

Kemudian, Sat Narkoba menangkap Basri di rumahnya di Gampong Keude, Kecamatan Darul Aman, dan ditemukan satu paket sabu-sabu seberat 0,37 gram dan uang Rp 250 ribu.

Dari keterangan Basri, jelas AKP Rustam, ia mengaku sabu-sabu itu dibelinya sebanyak empat paket dari Barmawi.

Kemudian anggota Sat Reskrim, melakukan penyamaran sebagai pembeli sabu-sabu dengan menghubungi Barmawi dan disepakati transaksi di depan Mesjid Alue Lhok.

Ternyata penyamaran petugas sebagai pembeli, jelas AKP Rustam, diketahui Barmawi sehingga saat kedatangan petugas ia melarikan diri dengan sepeda motor ke hutan. Namun, berhasil ditangkap.

“Setelah kita geledah pada pakaiannya kita temukan enam paket sabu-sabu seberat 5,20 gram,” jelas AKP Rustam.

Dalam pemeriksaan, jelas AKP Rustam, Barmawi mengaku ia mendapatkan sabu-sabu dari YS.

Namun, saat dilakukan penggeledahan terhadap rumah YS di Alue Bugeng, Kecamatan Peureulak Timur, sekitar pukul 20.30 WIB, Senin (27/3) malam ia tak berada di rumah sehingga ia ditetapkan sebagai DPO.

Pada Selasa (28/3/2017) pukul 02.00 WIB, jelas AKP Rustam, pihaknya mendapat informasi bahwa YS bersama CW (seorang DPO Polres Atim dalam kasus Narkotika,  sedang berada di sebuah gubuk di tambak warga di Gampong Seunebok Rawang, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur.

Tapi saat petugas melakukan penggerebakan diketahui oleh kedua DPO sehingga keduanya berhasil melarikan diri dan mereka meninggalkan dua sepeda motor di TKP.

Sedangkan ketiga terduga yang ditangkap sebelumnya bersama barang buktinya telah diamankan ke Mapolres Aceh Timur untuk peroses hukum lebih lanjut.

“Sedangkan kedua DPO masih dalam pengejaran kita,” jelas AKP Rustam (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id